Terima Kasih dan Selamat Beristirahat Siemens ME75, SE K510!


 

Halo Pembaca! Pada posting kali ini gak ada hubunganya dengan komputer blas… Smile with tongue out. Hanya sekedar selingan yang berisi catatan gak berguna tentang kedua hape purba jadul saya. Selama ini saya menggunakan 2 hape yaitu Siemens ME75 pemberian kakak dan Sony Ericsson K510i pemberian Om saya, jiah gak ada yang beli sendiri nih:mrgreen:, maklum lah jaman kuliah dulu belum makmur, sekarang sih juga gak beda jauh😆. Disaat orang-orang lagi ngetrend nenteng hape yang gak punya keypad, atau hape yang punya lebih dari 26 tuts keypad Smile with tongue out, baik yang pake OS mirip buah-buahan, mirip nama robot maupun OS bikinan produsen berlogo buah apel, saya dengan posting ini membicarakan perjuangan hape purba jadul yang telah menemani saya kuliah dan mengais rejeki di negeri bedebah yang penuh dengan maling dan rampok berdasi. Oke langsung saja mulai dari SE K510i…..!!!

Sony Ericsson K510i

Photo-0008

SE K510i ini adalah pemberian Om saya ketika bulan puasa tahun 2009 lalu. Saat saya terima hape ini, keadaanya sangat mengenaskan! Casing dekil, keypad udah ilang tulisannya, spekernya byar pet, joystick nya bermasalah, baterai drop… (walo sekarang keadaannya lebih buruk Embarrassed smile). Saya pun terpanggil untuk sedikit membuatnya lebih baik dengan membawanya ke counter hape. Di counter tersebut, casing hape diganti, joystick diganti, baterai diganti dengan yang ori milik SE K220i (agak maksa Smile with tongue out), speaker di benerin dan akhirnya SE K510i pun nyaman digunakan. Jujur saja, perlakuan saya terhadap hape sangat bar bar kurang ramah, selain itu saya juga agak ceroboh, alhasil hape ini sering mencium lantai, mencium aspal Thumbs down, malang nian nasib mu K510i ku Wilted rose… Hape K510i ini sangat berjasa bagi saya dan blog ini, terutama saat pameran komputer, soalnya hape K510i ini lah yang motret 90% foto-foto yang ada di blog ini, mulai dari foto pameran, foto hardware yang saya review dan lain-lain. Meski hape ini hanya dilengkapi dengan kamera cupu beresolusi 1,3 megapiksel, namun hasilnya cukup baik

Smile setidaknya obyek yang di foto masih terlihat jelas. SE K510i ini selain bertugas sebagai tukang potret, juga bertugas sebagai ‘jendela’ saya, lho? K510i ini cukup responsif dalam menjalankan aplikasi java macam opera mini dan ebuddy, setiap saya pengen browsing, chatting, hape ini lah yang selalu menemani Smile. Bagaimana keadaan SE K510i menjelang masa pensiunya? mengenaskan, mic mati n speaker pecah…Crying face

Photo-0009

penutup bagian atas udah ilang, casing retak, tombol on/off juga ilangWilted rose

Photo-0010

Keypad udah gak jelas, logo dibagian bawah ilang, port charger bermasalah.

Siemens ME75, Tabah Sampai Akhir…

Photo-0011

Siemens ME75 saya sekarang

Siemens ME75 ini adalah pemberian kakak saya saat saya masih kuliah. Saat diberikan ke saya, keadaanya tak kalah mengenaskan dengan SE K510i. Hape ini seharusnya memiliki tampang yang gagah karena ini termasuk hape outdor yang tahan banting (banting dalam arti yang sebenarnya :mrgreen:). Hape ini memiliki lapisan karet di pinggir dan depan untuk memastikan bahwa ini hape tahan cipratan air. Ketika hape ini dihibahkan ke saya, kadaannya sangat mengenaskan! ME75 ini sudah ‘dikuliti’ lapisan karetnya secara kejam dan tidak ber-perikehape-an oleh kakak sayaAngry smile, baut karet casing belakan juga udah hilang, baterai juga sudah tidak kokoh menempel di hape, maka terpaksa saya tambah aksesoris yang sama sekali tidak keren, karet gelang Embarrassed smile untuk menjaga casing belakang dan baterai agar tidak terlepas. Jika K510i bertugas sebagai tukang potret dan ngenet, hape ini bertugas sebagai hape pengais rezeki utama buat smsan utama untuk transaksi pulsa (saya jualan pulsa sejak pertama masuk kuliah). Kelebihan hape ini selain fisiknya yang kuat, juga responsif buat smsan dan ada fitur insert number Open-mouthed smile. Kekuranganya sih kadang suka error gitu harus restart n kemampuanya dalam menjalankan aplikasi java tergolong payah. Perlakuan saya terhadap hape ini lebih brutal dan bar bar juga kurang ramah, sengaja atau tidak sengaja, hape ini harus mengalami uji fisik yang lumayan seperti dibawah ini :

  • Smsan pas hujan deras (saya gak pake payung atau jas hujan lho) pas benerin got yang mampet
  • Pernah tidak sengaja jatuh dan saya injak saat bantuin bapak sayaa nebang pohon pisang
  • ratusan kali jatuh tidak sengaja dan beberapa kali jatuh karena dilempar yang sama punya hapeSmile with tongue out

Keadaan hape Siemens ME75 ketika menjelang pensiun pun mengenaskan jika dilihat dari segi fisik, namun secara fungsi, hape ini masih 100% berfungsi (telf,sms,internet), hanya saja keadaan fisiknya aja yang menyedihkan. Secara fisik, hape inilah yang terkuat yang pernah saya muliki….

Photo-0018

Bersama kembarannya, Siemens C75

Photo-0015

Bagian belakang, tutup kamera n baut belakang ilang

Photo-0016

Dari samping terlihat jelas bahwa casing pecah dan berlubang

Photo-0017

Kulit karetnya telah mengelupas, terlihat PCB nya berwarna hijau

siemens-me75-02

Bandingkan keadaannya ketika ME75 masih baru dan gagahHot smile

Outro…

Seseorang pernah mengatakan pada saya, “Perlakukanlah Gadgetmu dengan sebaik-baiknya, maka mereka akan melayanimu dengan sebaik-baiknya pula”. Apa yang dia katakan benar. Pelayanan 2 hape saya ini sangat baik, namun perlakuan saya kurang ramah. Kini ketika mereka pensiun, ada rasa sesal di hati…walo hape hanyalah benda mati, namun sudah cukup berjasa membantu, namun diperlakukan layaknya TKI/TKW divluar negeri dengan tidak ramah oleh tuannya. Saya pun sadar harus merubah perlakuan saya pada gadget-gadget tersebut. Pengganti kedua hape ini akan saya perlakukan dengan sebaik-baiknya Smile. Sampai disini dulu posting yang tidak berguna ini kali ini, semoga bermanfaat Smile.

21 comments on “Terima Kasih dan Selamat Beristirahat Siemens ME75, SE K510!

  1. Ping-balik: Samsung GT-C3322 Lakota DUOS « Linux, Komputer & IT

  2. yoi bro hp qwerty, blog ku tentang DIY effect gitar analog, pokok e serba-serbi effect gitar yg sdh pernah aku bikin.
    mo pajang kok kayak e gk nyambung ama dunia komputer ya?

  3. Ping-balik: [REVIEW] Cross G900T*, Ponsel Lokal Bersuara Mini Compo « Linux, Komputer & IT

  4. Ping-balik: Menunggu Kedatangan Urushi… « Linux, Komputer & IT

  5. Ping-balik: Review Sony Ericsson Xperia Ray [Part I] | Linux, Komputer & IT

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s