Bikin Live USB Linux Mint 14 dengan USB Image Writer

menu

Halo Pembaca! Lama nih gak posting, mendadak sok sibuk dengan kerjaan yang mengharuskan saya lembur hahahaha… Kembali ke pakem awal blog ini yang membahas sistem operasi Linux Hot smile. Blog ini jadi jarang bahas Linux gara-gara saya udah mulai jarang pake OS ini, lho! malah buka kartu?! Smile with tongue out Akhirnya saya kangen juga buat artikel yang gak berguna tentang linux, yakni cara bikin live USB atau USB installer Linux Mint 14 Nadia menggunakan software USB Image Writer bawaan Linux Mint. Oke, sebelum dimulai, siapkan dulu senjatanya :

  • Laptop/komputer yang pake OS Linux dan terinstall software USB Image Writer. Pada posting kali ini saya pake Linux Mint 14 Mate.
  • USB Flashdisk dengan kapasitas minimal 2GB.
  • File Iso Image Linux Mint 14, download disini.
  • Secangkir kopi Coffee cup biar gak ngantuk Smile with tongue out.

Langkah pertama, hidupkan komputer atau laptopnya dan tancapkan USB Flashdisk, trus jalankan software USB Image Writer yang dapat diakses melalui Menu->Accessories->USB Image Writer. Berikut tampang software USB Image Writer :

Baca lebih lanjut

Bikin Live USB Ubuntu 12.04 Di Mac Via Unetbootin

Halo Pembaca! Baru-baru ini saya selesai mengunduh distro Ubuntu Linux 12,04 Precise Pangolin. Rilis Ubuntu 12.04 ini adalah rilis LTS (Long Term Support) dimana rilis ini bakal di support selama 3 tahun kedepan. Saya download iso Ubuntu 12.04 LTS disini. Jujur saja sejak Ubuntu pakai desktop Unity, saya gak jadi gak begitu suka. Mungkin karena saya gak biasa pakai Unity, jadinya berasa ribet pake nya Open-mouthed smile. Oya pada posting kali ini, saya mau bikin Live USB atau USB installer Ubuntu 12.04 LTS melalui Mac menggunakan software andalan, Unetbootin. Prosesnya gak jauh beda kalo kita bikin Live USB/USB installer di Windows. Apa saja yang perlu disiapkan?

  • File iso Ubuntu 12.04 LTS, download disini.
  • Software Unetbootin untuk Mac, download disini.
  • Tentu saja iMac/Macbook atau Hackintosh Smile with tongue out
  • USB Flashdisk min. 1GB.
  • Secangkir kopi atau minuman apa saja biar gak ngantuk Smile with tongue out

Baca lebih lanjut

Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot

desktop

Desktop Ubuntu 11.10

Halo Pembaca! Sudah lama saya gak posting soal linux, apalagi distro Ubuntu Smile. Jujur saja, semenjak Ubuntu menggunakan Unity, saya jadi kurang sreg. Sudah 2 rilis Ubuntu saya skip, gak saya install cuma iseng nyoba doang via virtualbox Smile with tongue out. Pada rilis kali ini, 11.10 (Oneiric Ocelot) saya sempat mendownloadnya disini. Hohoho… setelah saya coba melalui LiveUSB, saya pun menginstallnya di netbook menggantikan Igos Nusantara Smile. Ubuntu 11.10 ini saya install di netbook Acer AO531h dengan spesifikasi Intel Atom N280, GMA950, 2GB memory. Instalasi berjalan lancar dan berlangsung sekitar 20 menit. Desktop Unity siap digunakan Smile, walo sebenernya saya gak gitu seneng sama Unity, tapi ya gak papa lah, skalian belajar biar terbiasa make nya Open-mouthed smile.

Tampilan GUI

Tampilan GUI Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot) ini cukup keren. Saya paling suka tampilan pas login, wah bener-bener elegan Open-mouthed smile. Tampilan ubuntu software centernya juga cukup bagus. Efek saat pengambilan screenshot juga cukup keren, mirip Mac yang disertai efek flash dan suara capture kamera. Theme yang digunakan Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot) ini masih sama dengan rilis sebelumnya, ambiance.

nautilusTampilan Ubuntu 11.10

Baca lebih lanjut

Instalasi Ubuntu 11.04 (Natty Narwhal)

ubunt

Halo pembaca!! Ubuntu telah merilis versi terbarunya, 11.04 (Natty Narwhal). Ubuntu merupakan distro linux yang cukup banyak penggunanya. Saya sendiri juga termasuk pengguna ubuntu meski bukan fans setianya Smile with tongue out. Pada posting kali ini, saya akan membahas instalasi ubuntu 11.04. Instalasi Ubuntu 11.04 ini secaraa umum sama saja dengan ubuntu versi sebelumnya atau distro linux lainnya. Oke, langsung saja, berikut yang harus disiapkan :

Installer Ubuntu (Live CD/Live USB)

PC/Laptop yang akan diinstall

Secangkir kopi biar gak ngantuk Coffee cup

Pada posting kali ini, saya menggunakan media flashdisk alias live USB, bikinnya gimana? Pake software unetbootin Smile. Sebelum instalasi dimulai, pastikan boot order telah disetting, pastikan CDROM (bagi pengguna liveCD) urutan pertama atau USB Drive (Bagi pengguna LiveUSB) melalui bios kemudian reboot.

Baca lebih lanjut

Cairo Dock, Dock Keren Untuk Linux

Screenshot

Halo Pembaca! Pada posting kali ini saya membahas tentang ‘Dock’, apa itu dock? Dock adalah kumpulan shortcut yang berada dalam sebuah bar untuk memudahkan pengguna. Dock ini merupakan hal yang ‘biasa’ bagi pengguna mac, namun tidak bagi kebanyakan pengguna windows dan linux. Windows terdapat Rocket Dock untuk software Dock, Linux? Buanyak, tinggal pilih sesuai selera Smile with tongue out seperti Cairo Dock, AWN dll. Dari sekian eyecandy dock untuk linux, yang paling ‘sreg’ di hati saya adalah Cairo dock. Dulu pernah juga pake AWN pas jaman Ubuntu 8.04 Hardy Heron, kini lebih memilih Cairo Dock Smile. Bagaimana cara installnya? Gampang lah… masuk ke terminal dan ketik :

$  sudo apt-get install cairo-dock

Setelah selesai cek hasilnya di Applications>Accessories. Di situ terdapat 2 Cairo dock, Cairo Dock (no OpenGL) dan GLX Dock (With OpenGL). Pilih yang mana nih? Pilih yang sesuai dengan Graphic card yang dipakai, di netbook (GMA950) saya pilih yang no OpenGL dan di PC (Radeon HD3200) saya pilih yang with OpenGL.

Baca lebih lanjut

Huawei E160G di Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat

Halo Pembaca!! Lama gak posting di blog, karena saya akhir-akhir ini sibuk jadi PENGACARA alias pengangguran banyak acara,wkwkwk :D. Pada posting sebelumnya, saya telah membahas modem yang baru saja saya beli, Huawei E160G. Nah pada posting kali ini, saya mau share pengalaman dalam menggunakan modem ini di Ubuntu Linux 10.10 Maverick Meerkat. Seperti yang kita tahu, support produsen modem ke sistem operasi linux masih sangat minim, sehingga beberapa modem tidak berjalan baik atau bahkan tidak terdeteksi di OS Linux. Modem Huawei E160G milik saya ini terdeteksi dan bekerja dengan baik di ubuntu :). Berikut saya share langkah-langkah seting modem Huawei E160G di ubuntu 10.10.

Langsung saja, hidupkan laptop/PC yang akan disetting, kemudian tancapkan modemnya ke port USB yang tersedia :), akan muncul wizard untuk setting modem Huawei.

Baca lebih lanjut

Linux Mint 10 ‘Julia’, Distro Siap Pakai!

Screenshot Desktop linux Mint 10 yang menawan

Halo pembaca! Setelah kemarin saya membahas distro Ubuntu, kini saya membahas salah satu turunan ubuntu, Linux Mint 10 yang berbasis ubuntu 10.10 (Maverick Meertkat). Setelah mendapat info dirilisnya Linux Mint, langsung saja saya ke warnet untuk mendownload linux mint 10 di repo UGM. Kebetulan bandwith warnet lagi kenceng-kencengnya, average transfer rate sampe 245kb/s menggunakan IDM. Kurang dari 1 jam, iso Linux Mint 10 ‘Julia’ berukuran 874mb selesai di download, langsung deh sampai rumah dicoba :). Oiya, saya download Linux Mint 10 Gnome DVD versi AMD64 aka x86_64 aka 64bit, karena saya penasaran performa linux di 64bit.

Tampang GUI

start menu Menu di Linux Mint 10

Keren dan elegan tampang linux mint 10 ini :). Theme yang digunakan defult adalah Mint-X-Metal, warna theme ini mirip dengan theme oxygen milik KDE4. Icon-icon di linux mint 10 ini didominasi oleh warna hijau, sama dengan linux mint versi sebelumnya. Di Linux Mint, saya tidak menemui 2 panel atas-bawah khas gnome, yang ada adalah taskbar ala windows yang cukup simple. Wallpaper defult yang disediakan juga bernuansa hijau ala linux mint. secara umum tampilanya cukup menarik :).

savcuhsatampilan file manager di linux mint 10

Paket Software

Linux Mint adalah distro yang ‘Out of the Box’ seperti mandriva dan PCLinuxOS. Distro Linux Mint 10 ini secara default telah membawa banyak paket software termasuk codec-codec multimedia sehingga langsung dapat memainkan beragam file multimedia. Paket software yang dibawa Linux Mint ini cukup lengkap untuk kebutuhan sehari hari, sebut saja openoffice, mozilla firefox, pidgin, mozilla thunderbird, gnome mplayer, Gimp. Linux Mint 10 ini juga menyertakan software system analysis sejenis software everest di windows, software tersebut adalah HardInfo, berikut screenshotnya

hardinfoMeski tak sehebat Everest, software ini cukup powerfull dan dilengkapi juga dengan system benchmark.

Kompatibilitas

Seperti basisnya, Ubuntu, Linux Mint juga memiliki kompatibilitas hardware yang cukup baik. Semua hardware yang saya miliki, video card(Radeon HD3200), printer(Epson T11), bluetooth(Generic), wifi(Atheros) terdeteksi dan dapat digunakan sebagaimana mestinya, 3D Compiz Fusion juga dapat langsung dijalankan. Sebelumnya saya pernah mencoba Linux Mint 9 Isadora, dan printer Epson T11 saya terdeteksi namun tidak dapan mencetak, harus downgrade CUPS dulu dari versi 5.2.6 ke versi 5.2.5 :). Memang di poin ini, saya hanya menguji terbatas pada hardware yang saya miliki, setidaknya dapat digunakan sebagai referensi :).

Screenshot-1 3D cube yang menawan

Performa

Performa Linux Mint 10 Julia ini ngebut! Instalasi sangat cepat, kurang dari 25menit distro ini sudah terinstal di komputer saya dengan spesifikasi AMD Athlon X2 4400+ @2,7Ghz, 2GB DDR2-800 CL4, TA780G mobo, 160 GB HDD. Booting dan shutdown juga sangat cepat, bahkan, shutdown memakan waktu kurang dari 10 detik. Buka tutup aplikasi sangat smooth. Jika dibandingkan Ubuntu 10.10 kemarin, Linux Mint ini lebih cepat. Kenapa? Mungkin karena versi arsitektur yang saya pakai adalah arsitektur AMD64 aka x86_64 atau 64bit. Memang secara teori, 64bit lebih cepat dari 32bit. Jika anda tertarik mencoba versi 64bit, pastikan prosesor anda mendukung AMD64 atau EM64T.

sistem

Kesimpulan

Distro Linux Mint 10 ini memiliki tampang keren dan paket software nyang cukup lengkap. Konsep distro ini mirip dengan PCLinuxOS, ‘Out of the Box’. Distro Linux Mint ini sangat cocok untuk pemula linux maupun pengguna windows yang baru pertama kali migrasi ke linux, karena selain distro ini mudah digunakan, distro ini juga telah dilengkapi aneka codec multimedia sehingga dapat langsung memainkan file multimedia. Biasanya, pengguna yang baru migrasi di windows mati kutu saat distro yang dicoba tidak dapat memainkan file multimedia. Sampai disini dulu pembahasan kali ini, semoga bermanfaat :).

Review Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat)

venomHalo Pembaca!!! Setelah beberapa hari yang lalu mendapat kiriman dari ShipIt, langsung saja saya bikin installer USB untuk saya instal di netbook. Awalnya saya bikin pake Unetbootin, tapi ternyata gak bisa dan akhirnya saya pake tool bawaan Ubuntu :). Langsung saja USB Installer saya boot dan install di netbook dengan spek Atom N280, 1GB DDR2, 160GB HDD. Instalasi berjalan cukup cepat dan smooth, jika dibandingkan dengan Ubuntu 9.10 (Saya terakhir pake 9.10), masih cepet yang 9.10 instalasinya :).

Tampang GUI

GUI ubuntu 10.10 ini menggunakan theme bernama ‘Ambiance’ yang menurut saya jauh lebih elegan dibanding theme yang dipake Ubuntu 9.10 ‘Human’. Icon-icon yang digunakan dalam theme ‘Ambiance’ juga cukup elegan, dan yang paling saya suka adalah bentuk font nya :) font yang dipake bernama Ubuntu, sesuai dengan nama distronya. Tampilan desktop gnome yang sederhana dipadu theme Ambiance yang elegan ;).

cube

Instalasi Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat)

dvc slid

Desktop Ubuntu 10.10

Halo pembaca! Ubuntu 10.10 telah dirilis di tanggal yang unik, 10-10-2010, serba sepuluh :). Saya terakhir menggunakan ubuntu 9.10 (karmic koala), ketika Ubuntu 10.04 dirilis, saya gak begitu tertarik, soalnya lagi asik pake PCLinuxOS 2010, hehehehe… Ketika Maverick meerkat dirilis, saya langsung pesan CD dari shipit. Oiya, bagi yang masih belum paham bagaimana cara instalasi OS Linux, berikut sedikit tutorial dari saya :).

Persiapan

Sebelum instalasi linux, alangkah baiknya lakukan back up data-data penting ke media eksternal, demi keamanan. Siapakan 2 partisi untuk digunakan Ubuntu, untuk system dan swap. Partisi swap tidak perlu terlalu besar, cukup 2x besar ram yang dipakai. Pastikan sistem yang anda gunakan telah memenuhi spek minimum yang disarankan Canonical, yaitu Intel/AMD prosesor, ram 256mb, 4GB HDD. Pada posting kali ini, saya menggunakan netbook acer aspire one 531h dengan spesifikasi Intel Atom 280, 1GB DDR2, 160GB HDD. Oke, mari kita mulai….

Instalasi

Masukan CD Ubuntu ke cd/dvd room, pastikan boot priority di cd/dvd room, karena kita akan melakukan booting melalui media CD. Setelah Ubuntu booting, kita akan ditawari ‘Install Ubuntu’ atau ‘Try Ubuntu’. Bagi yang ingin mencoba Ubuntu melalui LiveCD, dapat memilih opsi ‘Try Ubuntu’, bagi yang merasa yakin untuk langsung instalasi, pilih Install Ubuntu. Setelah memilih instal ubuntu, akan ada tampilan seperti dibawah ini….

Baca lebih lanjut

Shipit Ubuntu 10.10 Datang!!

Halo Pembaca! Lama gak posting n gak ngurusin blog nih… Kalo dulu sibuk kuliah, kini terganggu akibat erupsi gunung merapi. Abu vulkanik sampai di tempat tinggal saya, heheheehehe… :(. Awal oktober lalu, saya mendaftarkan akun baru di shipit ubuntu atas nama bapak saya, coz jatah pengiriman CD ubuntu akun saya habis, jadi gak bisa pesen lagi. Tanggal 8 november, pak pos mengantarkan pesanan saya :). 2 cd installer Ubuntu 10.10 dan Kubuntu 10.10. Distro ubuntu 10.10 yang berjuluk ‘Maverick Meerkat’ ini merupakan rilis terbaru dari distribusi ubuntu yang menggunakan linux kernel 2.6.35-22 serta menggunakan desktop environment Gnome (Ubuntu) dan KDE (Kubuntu).

Bungkus Shipit nya nih :)

CD installer Ubuntu dan Kubuntu

Agak lama nih gak pake ubuntu, sejak karmic koala :), generasi lucid lynx saya skip, pake linux mint 9 isadora :), masih sodara lah sama ubuntu. ShipIt? Sebenernya sejak ubuntu 8.04 Hardy Heron, saya gak pernah pesen dari shipit *iyalah, jatah dah abis, tapi saya download langsung ke situsnya atau ke mirror lokal seperti kambing dan ugm. Kini pake ShipIt lagi :mrgreen:, sampai disini dulu posting kali ini. review Ubuntunya menyusul :).