Welcome GeForce 9400GT!!

Photo-0012

Halo Pembaca!! Setelah sekian lama menggunakan graphic card onboard radeon HD3200, kini beralih ke grafis addon meski pilih yang paling murah Smile with tongue out. Lho kok radeon? kan Tuxlin AMD mania, gak pilih Radeon? Sebenernya saya memang lebih menyukai Radeon, tapi saya pilih geforce karna ‘suatu alasan’ Smile with tongue out. Geforce 9400GT merk Eagle ini harganya cukup murah, 245ribu saja. Sebenernya saya lebih berminat ke 9500GT yang performanya jauh lebih cepat dari 9400GT dengan harga terpaut 50 ribu saja, sayangnya stok pas habis T.T. Sebenernya saya juga ditawari GTS250 cuma 600 ribu!! Sayang saya lagi bokekWilted rose, belum lagi monster lawas GTS250 makan daya yang cukup banyak, harus upgrade PSU jugaSad smile. Alhasil akhirnya saya ambil saja Eagle GeForce 9400GT 512MB DDR2 Smile sesuai kebutuhan dan kantong saya :lol:. Berikut spek nya…

  • G96 Chip, 16 Stream Processor
  • 128 bit memory interface
  • 512 MB DDR2 VRAM
  • 550Mhz Core Clock, 1375Mhz Shader Clock, 330Mhz Memory Clock
  • DirectX 10/SM 4.0

Baca lebih lanjut

Review : Compaq CQ41-110AU, Murmer Lagi…!

DSC00054

Halo Pembaca! Kembali Tuxlin kedatangan sebuah laptop milik seorang teman. Yah lagi-lagi review laptop punya orang…wkwkwkwkw… Bagi saya gak masalah, yang penting tar hasil reviewnya bisa bermanfaat bagi pembaca blog ini :). Okey lansung saja, seperti biasa, yang punya notebook datang dalam rangka menginstall OS notebook dan seperti biasa pula, OS yang diinstall sesuai permintaan yang punya notebook, pembaca pasti tau deh OS apa? wkwkwwkwkwkw… Oiya, teman saya membeli laptop ini seharga 4,2 juta.

Spesifikasi

  • Prosesor AMD Turion II M500 (DualCore, 2,2Ghz)
  • Chipset AMD M780G
  • Onboard Radeon HD4200
  • 2GB DDR2 Memory
  • 250GB HDD 5400rpm
  • 14,1” WXGA
  • DVD-RW SuperMulti w/ lightscribe
  • Card Reader, LAN, Wifi, Webcam
  • 6cell battery

Baca lebih lanjut

Compaq 510, kembaran Compaq 515!

510

Halo Pembaca! sebenernya udah lama ni bahan nya ada, baru sempat posting sekarang. Ceritanya begini, pertengahan bulan Maret 2010 (basi banget, wkwkwkw!) seorang rekan tuxlin membeli sebuah laptop compaq 510. Kesan pertama melihat compaq 510 ini, kok kayak gak asing ya? Ternyata Bodi laptop ini persis plek sama saudaranya, compaq 515 yang berbasis AMD. Teman saya membeli compaq 510 ini seharga 4,8 juta, kalo sekarang sih kayaknya dah gak ada yang baru deh. Berikut ulasanya…

Spesifikasi :

  • Prosesor Core2 Duo T5870 @2Ghz
  • 2GB DDR2 Memory
  • Intel 965GM Express Chipset
  • VGA Onboard Intel GMA X3100
  • HDD 250GB 5400rpm
  • Screen 14,1” 1366x768px LED
  • Webcam, Cardreader, Wifi

Baca lebih lanjut

Mitos (anggapan masyarakat) Tentang Komputer (Part II)

kompi2

Hoho.. ternyata banyak banget mitos yang beredar si kalangan pengguna komputer, bahkan tiap daerah memiliki tren mitos yang berbeda, wkwkwkwkw… Berikut lanjutan dari posting Mitos (angapan masyarakat) tentang komputer.

DualCore = Pentium D = Pentium DualCore = Duo Core = Core Duo?

Ini mitos yang bikin bingung seorang expert sekalipun, bahkan, penjual kompi/laptop juga masih salah dalam menyebutkan spesifikasi. Anggapan orang, DualCore adalah prosesor terbaru intel yang menggantikan pentium 4. Konyolnya lagi, ada yang bilang, dualcore adalah gabungan 2 prosesor pentium 4. Nah di pameran kemarin malah ada penjual menyebut prosesor Intel Pentium DualCore sebagai ‘Duo Core’ atau ‘Core Duo’, tuh kan malah makin membingungkan? Yang gimana nih?

FAKTANYA, DualCore bukanlah sebuah merk atau brand, melainkan teknologi. Dualcore adalah teknologi prosesor, dimana dalam sebuah chip prosesor terdapat dua (dual) inti (core). Jadi, semua prosesor yang memiliki 2 inti dalam satu chip prosesor, boleh disebut prosesor ‘DualCore’. Lalu, apa itu Pentium D, Pentium DualCore, Duo Core n Core Duo? Pentium D merupakan brand prosesor dari Intel untuk desktop sekaligus prosesor desktop dualcore pertama intel. Meski begitu, banyak yang tidak mengakui bahwa prosesor ini dualcore, karena design nya yang masih multi chip dalam 1 prosesor, malah ada yang menyebut dual prosesor. Pentium Dualcore adalah prosesor penerus pentium D, prosesor ini sudah benar-benar dualcore menggunakan arsitektur Core 2. Pentium Dualcore hadir di segmen desktop maupin mobile/notebook. Prosesor Pentium dualcore ditujukan untuk segmen low end. Sedangkan Core Duo adalah prosesor mobile intel yang berbasis core Yonah yang merupakan prosesor dualcore pertama di segmen mobile sekaligus menggantikan Pentium M dikelas high end notebook. Core Duo juga merupakan nenek moyang Core2 Duo yang menggunakan basis banias. Lalu Duo Core? Gak ada itu Duo Core! Nama kok di bolak-balik, wkwkwkwk.. Yang banyak menggunakan istilah Duo Core malah di kalangan penjual komputer/notebook :).

Baca lebih lanjut

DELL S2009W 20”, Murah Meriah!

DSC00041

Halo Pembaca!!! Sudah sejak lama saya dan pengguna komputer di rumah saya selalu ‘menangis’ setelah lebih dari 1 jam mengetik di depan komputer, mengapa? Monitor CRT yang kami gunakan ternyata sudah uzur! Bapak saya membeli monitor CRT 15” saat saya masih kelas 2 SMA, kira-kira sudah 5 tahunan lah… Setelah sekian lama menemani, akhirnya, bapak saya memutuskan untuk mengganti dengan monitor baru :D. “Bagaimana kalo ganti monitor LCD?” Tawaran tersebut langsung saya sambut dengan bahagia :mrgreen:. Langsung saja, saya mampir ke dukun google untuk minta saran monitor LCD murmer, coz bujet dari bapak max 1,5 jt. Pengennya sih ukuran 19” dengan resolusi 1440×900 trus udah LED backlight konektor DVI-D. Kata mbah google, yang mirip dengan kriteria diatas adalah Benq G900WAL dengan harga 1,4jtan, sayang barangnya gak ada, harus pesen dulu n konektornya masih pake Dsub. Konon monitor LCD lebih maksimal kalo pake DVI-D, gak tau bener ato gak. Setelah muter-muter, ternyata monitor 19” dengan resolusi 1440×900 sudah banyak yang diskontinyu! yang ada monitor 18,5” dengan resolusi 1366×768.

Baca lebih lanjut

Compaq 515, Murah!

Halo pembaca! Saat pameran komputer bertajuk NIX 2010 di solo, seorang tetangga mengajak saya membeli sebuah laptop, namun bujetnya sangat terbatas, kira-kira 4,2 juta saja. Dari bujet 4,2juta itu masih harus dikurangi untuk membeli flashdisk dan keperluan lain, so bujet murni untuk membeli laptop ya dibawah angka tersebut. Awalnya saya merekomendasikan Acer 4732Z yang hari sebelumnya di lego paling murah 4 juta pas. Namun saya dan tetangga tadi datang di hari terakhir pameran, dengan asumsi harga diskon lebih ‘gila’. Apes, harga malah naik, paling murah 4,2 juta. Akhirnya saya berpaling ke merk lokal seperti Axioo, Forsa dan Zyrex. Ketiga merk ini memberikan spek yang cukup bagus, bahkan Zyrex menawarkan spesifikasi Core2 Duo T6500 dengan chipset intel, ram 1gb, 250gb hdd dengan harga 4 juta pas. Saya sempat tertarik sih, namun begitu melihat barangnya, tetangga saya gak suka bentuknya :(, padahal ini spek terbaik di harga 4 jutaan. 2jam muter-muter liat brosur, tanya-tanya penjaga stand dan akhirnya saya rekomendasi Compaq 515 dengan harga paling murah 3,85 juta, gak ada pilihan lain, daripada dapet celeron?hahahahahaha…oke mari di review, berikut spesifikasi dari Compaq 515

Baca lebih lanjut

Netbook Axioo Pico DJV 712, HDD Kapasitas Besar!

Jiah masih ada plastiknya,wkwwkwkwkw…

Halo Pembaca! setelah bulan mei kemarin disibukkan dengan aneka macam keribetan tugas akhir, akhirnya ada waktu luang di awal bulan Juni ini. Bulan kemarin sebenarnya saya ingin posting artikel lanjutan berjudul ‘Soket-soket Prosesor Desktop (Part II)’ sayangnya gak sempat! huf bulan Mei kemarin hanya sempat posting 3 artikel saja :). Oke, langsung aja ke pembahasan tentang netbook Axioo  Pico DJV 712. Seorang rekan tuxlin telah membeli sebuah netbook Axioo tipe DJV Pico 712 yang telah dibundle dengan OS Microsoft Windows 7 Starter seharga 3 jutaan. Berikut spesifikasi dari netbook Axioo DJV 712 adalah :

Baca lebih lanjut

Aspire One 531H, Netbook Tipis Dari Acer

acer

Halo Pembaca! Pada posting sebelumnya berikutnya, saya membahas tentang pameran komputer bertajuk APKOM JOSS 2009 yang diadakan di Diamond Convention Center tanggal 5-10 desember 2009. Bersamaan dengan adanya pameran komputer, babeh ternyata membutuhkan sebuah netbook untuk sarana belajar agar mampu mengoperasikan komputer dengan baik. Wah mumpung pameran nih! Langsung saja, hari kamis tanggal 10 desember yang merupakan hari terakhir ajang APKOM JOSS, saya dan babeh lansung menuju ke TKP APKOM JOSS untuk memilih netbook yang sesuai kebutuhan dan budget yang tersedia. Babeh telah menetapkan budget untuk netbook dan printer adalah 4 juta, printer+ infus harganya sekitar 77ribu, jadi sisan anggaran untuk netbook hanya sekitaar 3,3 juta saja. Sampai di TKP, ternyata parkirnya hampir penuh! Ramai rupanya di hari terakhir pameran.

Setelah berkeliling sambil mengumpulkan brosur dari berbagai toko, saya dan babeh mulai memilih netbook sesuai. Secara umum, fitur yang dibawa tiap merk netbook hampir sama, hanya harga yang berbeda. Setelah memilah-milah dan konsultasi dengan mbah google, ada 3 kandidat terkuat, HP Mini Note, Dell Inspiron Mini dan Acer 531H. Ketiga netbook ini berada dikisaran harga yang sama, 3,3 jutaan, ketiganya juga dilengkapi baterai 6 cell dan bundle OS windows XP SP3. Karena HP tidak memiliki bluetooth internal, saya mencoretnya dari daftar kandidat netbook babeh. Tinggal tersisa Dell dan Acer, saya lebih memilih acer karna desain nya yang tipis sedangkan babeh lebih memilih Dell karena warnanya yang cerah dan menarik. Disinilah yang membuat lama, karena masing-masing kubu tidak ada yang maumengalah. Babeh ternyata tidak suka acer AO531H karena tuts keyboard yang lebih kecil dibanding Dell. Setelah negosiasi antara ayah-anak, akhirnya Acer AO 531h yang dipilih, harga 3,3 juta+Mouse. Btw, kenapa gak milih merk lokal aja kek axioo, forsa dll? Hm… merk lokal sebenarnya cukup menarik, dengan harga dibawah 3 merk diatas, kita dapat spek netbook yang lebih bagus, contohnya axioo pico, ada yang seharga 2,8jt dengan hardisk 250GB, baterai 6 cell. Saya dan babeh kurang suka desain netbook lokal ini.

Baca lebih lanjut

Nyobain Acer 4736!

Halo Pembaca! Akhir-akhir ini banyak teman-teman saya yang mampir ke makas Tuxlin untuk setor upeti konsultasi hardware maupun service hardware nya. Bagi saya, itu adalah rejeki, selain itu hal ini juga merupakan kesempatan saya untuk melakukan review kecil-kecilan ala tuxlin,hehehehe…. Setelah kemarin seorang teman saya membawa komputer ber prosesor Athlon II X2 yang saya bahas di artikel 4 Jam Bersama Athlon II X2 240!!, Kini seorang teman saya (lagi!) membawa laptop Acer aspire 4736. Awalnya, teman saya ini hanya minta tolong untuk diinstalkan antivirus, namu pada akhirnya lebih parah… Ceritanya begini, aspire 4736 nya saya instal antivirus andalan saya, NOD32, instalasi berjalan tidak mulus, malah laptop hang. Setelah di restart paksa tidak sesuai prosedur, ternyata antivirusnya terinstal dengan baik, bahkan sudah mulai mengangkapi virus-virus yang lumayan banyak. Ada 3 jenis virus yang menginfeksi laptop tersebut antara lain, Autoit, w32/jeefo(kalo gak salah!) dan satu lagi lupa. Karena virus-virus tersebut telah menginfeksi file-file windows, maka saya memutuskan untuk dilakukan operasi instal ulang windows. Akhirnya teman saya meninggalkan laptopnya dan mengambilnya besok, bagus!! Akhirnya dapet bahan buat ngeblog,hahahaha….

DSC00014

Laptop acer 4736 ini ternyata masih sangat baru, masih berumur 3 hari sejak pembelian,hehehehe… Segera saja saya lakukan instal ulang windows. Windows yang saya instalasikan adalah windows 7 RTM bajakan petani edition. Seperti biasa, intalasi menghabiskan waktu sekitar 30 menit dan berjalan lancar. Instalasi windows 7 selesai, hampir semua driver telah berhasil di deteksi oleh windows, hanya webcam saja yang tidak terdeteksi. Nie tampangnya setelah diinstalasi windows 7.

4736

4736

Berikut spesifikasi laptop Acer Aspire 4736 yang saya bahas di artikel ini :

Processor        : Intel® Core™2 Duo Processor T6600 (2.2 GHz, FSB 800, Cache 2 MB)

Chipset           : Intel 45GM

RAM              : 1 GB DDR2 SDRAM PC-5300

Max. RAM     : 4 GB (2 DIMMs)

VGA               : Intel® Graphics Media Accelerator 4500MHD 220 MB (shared)

Display Size    : 14″ WXGA TFT, Max. Resolution1366 x 768

Hard Drive     : 160 GB Serial ATA 5400 RPM

Optical Drive : DVD±RW 

WiFi                : IEEE 802.11b, IEEE 802.11g, IEEE 802. Crystal Eye Webcamera

Baterai            : Li-Ion 6-cells, 4400mAh

Overview

c2d t66

Design laptop ini cenderung biasa, khas acer, yang saya suka adalah design keyboardnya yang rata dan tiap tutsnya terdapat jarak yang cuku sehingga menimbulkan kesan elegan. Laptop ini tidak terlalu berat, ukuranya juga cukup kompak. Speaker internal acer 4736 ini cuku bagus keluaran suaranya, maklum, sudah mendukung standar dolby home theater dengan efek virtual surround, hanya saja keluaran suara bass-nya kurang nendang. Daya tahan baterai acer 4736 ini cukup bisa diandalkan, kondisi baterai penuh, mampu bertahan hingga 3 jam lebih. Selain itu, jika digunakan dalam waktu lama >4jam, sandaran tangan atau sekitar keyboard tidak panas, hanya hangat saja. Performanya gimana? Performanya termasuk lumayan.. saya hanya sempat mengetestnya dengan super pi dan windows experience index, berikut screen shotnya…

s pi t66

Super pi 1M mampu selesaikan dalam waktu 26,442 detik.

rate t66WEI mampu membukukan angka 2,7

Dengan harga 6 jutaan, laptop ini termasuk menarik, mengingat performa yang yang ditawarkan cukup lumayan. Hanya saja yang kurang saya suka adalah graphic card onboard-nya, performanya pas-pasan, gak masalah kalo gak ngegame sih. Sampai disini dulu review kali ini, see u next time!!

Berburu Netbook!

Halo Pembaca! Sabtu kemarin, seorang tetangga mengajak saya untuk membeli netbook ke Solo. Tetangga saya ini bernama Agus, sebelumnya saya pernah promosi soal netbook ke tetanga saya itu. Dia tertarik karena harganya lebih murah ketimbang laptop, lagi pula, kebutuhan komputasinya hanya sekedar office saja. Maka saya menyarankan untuk membeli netbook saja, nah hari sabtu kemarin dia mengajak saya. Kami berangkat jam 10 pagi dari rumah, mampir ke UMS setelah itu langsung ke toko Solo Laptop. Di toko ini, netbook yang ditawarkan bermerk ion dengan harga 2,8juta. Setelah saya lihat barangnya, ternyata kami kurang sreg dengan tampang netbook ion ini, kenapa? Design netbook Ion ini sangat biasa sekali, berbentuk kotak tanpa lekuk-lekuk yang sexy, hehehehehe… Kami memutuskan untuk mencari toko lain yang menyediakan pilihan netbook merk lain. Agar nanti tidak salah pilih, saya sempatkan untuk membuka opera mini di hp untuk bertanya dengan dukun andalan saya, Mbah Google. Menurut keterangan Mbah Google, netbook yang cukup murah dan memiliki design cukup cantik dalah Advan A1N70T. Setelah cukup lama muter-muter kota Solo, akhirnya kami menemukan toko yang menjual Advan A1N70T, yaitu toko Gudang Computer. Harga yang ditawarkan Rp. 2999000 alias 3 juta kurang 1000,wkwkwkwkw…. Karena mendung dan takut kesorean, akhirnya kami membeli netbook tersebut.

Spesifikasi Advan A1N70T

Processor :
Intel ATOM N270 1.6 Ghz (533 Mhz FSB, 512 KB L2 Cache, 45 nm Technology)

Chipset : INTEL 945GSE

Memory : 1GB DDR2 PC5300

Video Controller :
INTEL 945, 3D/2D Graphics Accelarator, Directx 9 Support, Shared memory
HDD 1x 160GB SATA

LCD : WXGA (Wide) TFT 10.2

Webcam : Built in 1.3 Megapixels

Card Reader : 4 in 1 card reader port(MMC/MS/SD/MS-pro)

Communication :
10 /100 Ethernet, WLAN 802.11 B/G MiniCard module

I/O Ports :
3x USB 2.0, 1x RJ45 Port, 1x Power Port, 1x Microphone, 1x Lineout/Earphone, 1x VGA Ports

Sound System :
Integrated, Realtek ALC662 Azalia standard support, Buit in Microphone, Built in Speaker

Battery : 11.1V/10.8V,2200/2400mAh(3S2P) 3 Cells

Operating System : DOS Only

Dimension : (WHD) (258 x 189 x 28) mm

Weight : < 1.4 kg (with 3 Cell Battery)

Netbook Advan ini tersedia 3 warna, PINK, putih dan hitam. Warna apa yang diinginkan tetangga saya?? Tuh yang di-bold,hehehehehehehe… sebenernya nih, tetangga saya tu nyesel milih pink, coz sebagai asdos, dia pasti tiap hari ketemu mahasiswanya. Pas makan siang di warung ayam bakar, tetangga saya anya,”Kalo netboknya pink, tar diledekin nggak ya??” hehehehe… jujur sie saya lebih milih warna putih dari pada pink. Mo liat tampang netbooknya? nih

jyyurt

Perlengkapan yang dibawa adalah netbook, charger+adaptor, buku manual, cd driver dan bonus tas cantik. Langsung saja netbook ini diinstal Windows XP SP2 Petani Edition:-D. Netbook ini ringan, kompak dan gak ngrepotin kalo dibawa-bawa. Ukuran tuts keyboardnya juga cukup leluasa…

ghjfghih tampang netbook beserta tuts keyboardnya setelah diinstal windows xp petni edition. Setelah agak lama mengutak-atik netbook, saya merasa kalo prosesor Atom memang memiliki performa pas-pasan, mungkin setara pentium 4 2,4Ghz, maybe?? Tapi cukuplah kalo cuma buat ngetik-ngetik dan komputasi dasar. Udah dulu ah… Buat mas Agus, selamat ber netbook ria yah! Salam.