Instal Linux Mint 16 Petra

Image00001

Halo Pembaca!! Sudah lama saya nggak posting artikel tentang Linux, hehehehe… Ini blog awalnya berdiri buat bahas Linux, tapi sekarang malah jarang bahas tentang sistem operasi open source ini, heheheh… :mrgreen: Yah gimana lagi, saat ini saya udah jarang banget pake Linux, kalo kerja pake Mac OS X, kalo ngegame buat ngilangin stres atau sekedar nonton film pake Windows original bajakan Smile with tongue out.

Baca lanjutannya di sini gan (klik)

Bikin Live USB Linux Mint 14 dengan USB Image Writer

menu

Halo Pembaca! Lama nih gak posting, mendadak sok sibuk dengan kerjaan yang mengharuskan saya lembur hahahaha… Kembali ke pakem awal blog ini yang membahas sistem operasi Linux Hot smile. Blog ini jadi jarang bahas Linux gara-gara saya udah mulai jarang pake OS ini, lho! malah buka kartu?! Smile with tongue out Akhirnya saya kangen juga buat artikel yang gak berguna tentang linux, yakni cara bikin live USB atau USB installer Linux Mint 14 Nadia menggunakan software USB Image Writer bawaan Linux Mint.

Baca lanjutannya di sini gan (klik)

Linux Mint 12 Lisa

desktop

Halo Pembaca! Meski sedikit terlambat, gak masalah yang penting posting, hahahaha :mrgreen:. Sebenernya udah agak lama saya download dan install Linux Mint 12 “Lisa”, namun baru sekarang saya memiliki kesempatan untuk mencoba dan mereview distro yang kini menduduki ranking 1 distrowatch, mengalahkan induknya, Ubuntu Smile. Linux Mint 12 “Lisa” ini datang membawa desktop Gnome 3 dan MGSE (Mint Gnome Shell Extension). Linux Mint “12” Lisa dapat di download disini.

System Requirement

  • x86 Prosesor
  • 512 MB Memory (Direkomendasi 1GB)
  • 5 GB free space harddisk
  • VGA card dengan resolusi min 800×600
  • CD/DVD atau USB untuk instalasi

Baca lebih lanjut

Minitunes, Music Player Enteng dan Keren

minitunes

Tampang Minitunes

Halo Pembaca! Iseng-iseng setelah install Linux Mint 12 “Lisa”, saya mampir ke software manager dan nemu music player keren, Minitunes. Langsung saja saya install player ini, penasaran pengen nyoba Open-mouthed smile. Ukuran aplikasi ini cukup kecil, so yang fakir bandwith gak usah ragu untuk ngetik mantra $ sudo apt-get install minitunes agar Minitunes terinstall Smile dalam waktu singkat. Setelah player Minitunes terinstall, langsung saja saya coba jalankan player nya. Tampangnya seperti screenshot diatas Smile.

Baca lebih lanjut

OpenSuse 12.1 Tampang Khas Si Bunglon

snapshot1

Halo Pembaca! Distro berlogo bunglon ini telah merilis versi 12.1 pada tanggal 16 November lalu. Wah saya termasuk telat nih, hehehehe… Langsung saja saya download distro ini disini, saya pilih yang LiveCD KDE4,hehehehe Mau download yang versi DVD gak kuat gara-gara koneksi, ada juga sih yang versi Gnome, namun saya tidak begitu suka dengan Gnome 3. Akhirnya saya putuskan untuk download yang versi KDE4 saja Smile. Setelah download selesai, langsung saya bikin LiveUSB nya dan saya install di netbook.

System Requirements

  • Prosesor Pentium III 500Mhz (direkomendasikan Pentium 4/ AMD Athlon 2,4GHz)
  • Memory 768 MB (direkomendasi 1GB)
  • HDD 3GB
  • DVD/USB untuk instalasi

Baca lebih lanjut

Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot

desktop

Desktop Ubuntu 11.10

Halo Pembaca! Sudah lama saya gak posting soal linux, apalagi distro Ubuntu Smile. Jujur saja, semenjak Ubuntu menggunakan Unity, saya jadi kurang sreg. Sudah 2 rilis Ubuntu saya skip, gak saya install cuma iseng nyoba doang via virtualbox Smile with tongue out. Pada rilis kali ini, 11.10 (Oneiric Ocelot) saya sempat mendownloadnya disini. Hohoho… setelah saya coba melalui LiveUSB, saya pun menginstallnya di netbook menggantikan Igos Nusantara Smile. Ubuntu 11.10 ini saya install di netbook Acer AO531h dengan spesifikasi Intel Atom N280, GMA950, 2GB memory. Instalasi berjalan lancar dan berlangsung sekitar 20 menit. Desktop Unity siap digunakan Smile, walo sebenernya saya gak gitu seneng sama Unity, tapi ya gak papa lah, skalian belajar biar terbiasa make nya Open-mouthed smile.

Tampilan GUI

Tampilan GUI Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot) ini cukup keren. Saya paling suka tampilan pas login, wah bener-bener elegan Open-mouthed smile. Tampilan ubuntu software centernya juga cukup bagus. Efek saat pengambilan screenshot juga cukup keren, mirip Mac yang disertai efek flash dan suara capture kamera. Theme yang digunakan Ubuntu 11.10 (Oneiric Ocelot) ini masih sama dengan rilis sebelumnya, ambiance.

nautilusTampilan Ubuntu 11.10

Baca lebih lanjut

[REVIEW] BlankOn 7.0 Pattimura

desktop

Halo pembaca!! sebenernya sudah cukup lama saya pakai distro ini, bahkan sebelum saya pake dan download Mandriva 2011 :). Saya download distro BlankOn 7.0 di sini. Sebelumnya, saya pernah menggunakan distro ini, kalo tidak salah versi 3.0 Lontara, setelah itu saya malah tidak mengikuti rilis distro ini, eh sekarang sudah nyampe versi 7.0 :). Setelah selesai download, saya langsung menginstallnya di Netbook. Sialnya, belum sempat saya review malah udah saya ganti dengan Mandriva 2011 :D. Akhirnya saya jalankan saja via LiveUSB BlankOn 7.0 di PC.

System Requirement

  • Kebutuhan prosesor minimum: 500 MHz
  • Kebutuhan RAM minimum: 256 MB
  • Arsitektur: i386/32 dan AMD64
  • HDD 5GB
  • Mouse, Keyboard

Baca lebih lanjut

[REVIEW] Mandriva 2011 Hydrogen

desktop

Desktop Mandriva 2011

Halo Pembaca!! Setelah bersusah payah download iso, akhirnya dapet juga iso mandriva 2011 Hot smile. Setelah selesai download langsung saja saya bikin liveUSB nya dan saya install di PC. Pada rilis kali ini Mandriva menggunakan codename “Hydrogen”, tumben biasanya pake kodename spring,wkwkwkwkw :mrgreen:. Mandriva telah banyak berubah setelah mengalami masalah finansial. Perubahan terjadi pada rilis 2011 hydrogen yang menyertakan anaeka macam fitur dan theme baru Open-mouthed smile. Apa saja perubahanya? simak hasil inspeksi saya Smile with tongue out.

System Requirement

  • 640 MB RAM (recommends 1Gb)
  • 8 GB free HDD space
  • VGA display with resolution 1024×768
  • Keyboard, mouse
  • DVD/flash for installation

User Interface

welome screen

Splash Screen Mandriva 2011

Rosatheme

Elegan! Pada rilis 2011 ini, Mandriva menggunakan theme baru, namanya Rosa Theme buatan Rosa Lab, team developer dari Russia. Kalo dulu biasanya pake La Ora theme Smile with tongue out. Icon-iconnya keren, cuma ada beberapa icon nya yang mirip icon Mac. Yang paling saya suka adalah splash screen dan login screen nya Mandriva, manteb, simple dan elegan! Mandriva 2011 membawa banyak perubahan di interfacenya, berikut beberapa perubahan yang terlihat Smile

Baca lebih lanjut

Bikin Mandriva 2011 Live USB di Mac

Halo Pembaca! Setelah membaca postingan bro Gadgetboi, saya jadi tau kalo Mandriva 2011 telah dirilis :D!!! Pada rilis 2011 ‘Hydrogen’, Mandriva membawa perubahan yang cukup besar, mulai dari perubahan user interface dengan theme ‘Rosa’ hingga tambahan fitur baru macam timeframe, simple welcome, rocket bar, dll. Distro Mandriva ini memiliki tempat tersendiri di hati saya :mrgreen: karena distro inilah yang membuat saya jatuh cinta pada OS open source, Linux :). Saya meluncur ke situs resmi Mandriva untuk mendownload file iso nya, ternyata cuma ada versi DVD ukurannya 1,6GB, gak ada lagi tu versi Mandriva Free (DVD), Mandriva One (CD) :|. Mengingat koneksi internet saya secepat kilat pas-pasan, download iso distro ini jadi sangat lama :D. Saya iso Mandriva 2011 di sini.

clip_image002

29 jam 36 menit kemudian, download selesai :mrgreen:

Mandriva 2011 ini menganut Hybrid Iso, artinya? File iso dapat dijadikan LiveDVD maupun Live USB. Kalo di windows, bikin liveUSB Mandriva bisa menggunakan tool Mandriva Seed, kalo di mac? Berikut langkah-langkah membuat liveUSB Mandriva 2011 di lingkungan Mac.

Persiapan :

  • Download file ISO Mandriva 2011 nya disini.
  • Siapkan USB flashdisk minimal 2GB
  • Secangkir kopi biar gak ngantuk :mrgreen:.

Baca lebih lanjut

Garuda OS, Distro Lokal Dengan Software Lengkap!

desktop

Tampilan Desktop Garuda OS

Halo pembaca! Jujur saja saya bingung ingin memposting artikel ini atau tidak, pasalnya udah telat, hahahaha OS ini diluncurkan tanggal 20 Mei 2011 Smile with tongue out. Meski artikelnya telat menggung muncul, penulisnya gak begitu telat kok dapetin OS ini, ahihihi Sarcastic smile. Awal juni, saya baru tau kalo ada OS Linux buatan lokal yang bernama Garuda. Garuda OS memiliki semboyan “Go legal! Go local! Go Liberty!” ini dirilis untuk menyongsong hari kebangkitan nasional sekaligus membangkitkan IT lokal agar terbebas dari penjajahan software bajakan dan virus-virus yang merajalela. Garuda OS adalah OS berbasis linux yang merupakan turunan dari PCLinuxOS, tentu saja GarudaOS juga mewarisi sifat out-of-the-box nya PCLinuxOS Smile. Garuda OS datang dengan media DVD berukuran sekitar 3,8GB, saya download Garuda OS DI SINI.

User Interface

desktop1

3D Desktop Compiz-Fusion

Baca lebih lanjut