Halo Pembaca! Pada posting kali ini, saya tidak bermaksud membandingkan antar sistem operasi, namun saya hanya mencoba menyalurkan opini saya mengenai 3 OS ini. Di dunia consumer, sistem operasi di dominasi oleh 3 OS utama, Windows, MacOS dan Linux. Windows memiliki prosentase jumlah pengguna yang paling besar, sekitar 90% dari pengguna umum/consumer menggunakan keluarga windows, disusul MacOS dengan 8% dan sisanya Linux, Solaris, dll. Saya sendiri adalah pengguna windows bajakan dan linux. Mana yang paling baik diantara 3 OS ini? Terlalu sulit bagi saya untuk menilai, namun bagi saya, yang mencukupi kebutuhan dan nyaman digunakan, itulah yang terbaik. Masing-masing pengguna memiliki alasan untuk menyukai/fanatik dengan salah satu OS, saya pun demikian.
Arsip Tag: Leopard
Ubah Tampilan Linux Gnome Jadi Macintosh!
Halo Pembaca!! Popularitas macintosh memang sudah menggema dimana-mana, termasuk di indonesia. Meski begitu, Pengguna OS buatan Apple di indonesia memang terbilang sedikit dan harganya mahal bagi sebagian besar orang indonesia. Apa sih istimewanya OS ini? Orang bilang istimewanya pada fitur-fitur yang diberikan dan tentu saja TAMPILAN alias user interface-nya. Banyak yang kepincut dengan tampilan OS buatan Apple ini. Jika di posting kemarin saya membahas OS windows xp yang dirubah tampilanya menjadi mirip macintosh, kini giliran OS Linux yang diubah tampilanya menjadi mirip Macintosh. OS yang saya gunakan pada pembahasan ini adalah distro favorit saya, Mandriva 2009.1 Gnome. Anda menggunakan distro lain?? Tenang, tetep bisa dipraktekan pada distro lain, khususnya yang menggunakan desktop Gnome.
Download Theme&Icon Macintosh
Langkah pertama, download dulu theme mirip macintosh di gnome-look.org, nama themenya mac4lin untuk yang mirip macintosh leopard dan aqua untuk macintosh tiger. Sedangkan iconya dapat menggunakan mac4lin icon. Sydah tau cara instalasi theme?? berikut panduan singkatnya, klik kanan di desktop>klik change desktop background>geser ke tab theme>klik install, arahkan ke direktori tempat anda menyimpan file-file theme dan icon.
Untuk menginstal icon baru, lakukan langkah yang sama seperti menginstall theme. Jika ingin lebih mirip lagi, silahkan download font, bootsplash dan login window macintosh di gnome-look.org, dalam posting kali ini saya tidak mengganti settingan font, bootsplash dan login window yang digunakan.
Adu Keren GUI OS
Sebelumnya, saya tidak bermaksud memancing perang antar pendukung OS, ini hanya pengalaman pribadi saya. Banyak orang yang tertarik menggunkan sistem operasi kerena terpikat oleh keindahan GUI nya. Mac dengan Leopard terbarunya, Vista dengan Aero dan tak ketinggalan, Linux dengan Compiz Fusion-nya. Sebenernya keren yang mana sie??? Wah kalo itu sie tergantung selera… kalo saya, jujur saja saya sangat menyukai tampilan Mac OSX Leopard. Kenapa?? Menurut saya, tampilan Leopard tidak membosankan dan telihat klop gitu deh… Walau saya suka tampilanya, bukan berarti saya menyukai OS-nya. Karena Mac OS hanya berjalan dengan menggunakan mesin-mesin Apple, sehingga saya kesulitan untuk menginstall dan mencoba di komputer saya. Di komputer, saya menginstal 4 OS, BlankOn Linux 3.0, Mandriva One Xfce 2008.1 spring, Windows Vista Ultimate SP1 dan yang terakhir adalah Windows XP SP3. BlankOn saya install sebagai pengganti ubuntu, karena saat itu saya tidak memiliki unstaller ubuntu, namun secaraa umum kedua OS ini sama dan hanya sedikit perbedaan.(Jangan tanya soal lisensi yah…. maklum, saya cuma mahasiswa pas-pasan, he…). Disini saya mencoba membandingkan GUI OS yang saya install di komputer, di mulai dari yang paling tua hee… Windows XP…
Beginilah tampilan standard dari OS yang paling banyak dipakai oleh orang diseluruh dunia… Windows XP memang tidak memiliki efek khusus 3D desktop karena OS ini muncul tahun 2001, yang mana kemampuan hardwarenya tidak sehebat sekarang. Untuk mempercantik tampilan Windows XP ada banyak software yang dapat digunakan seperti windows blinds, styleXP, VTP, inspirat dan yang saya gunakan adalah flaykite OSX 3.0 yang dapat di download di http://www.softpedia.com. Beginilah setelah mendapat sentuhan Flykite OSX …:)
XP Bergaya Mac
Lumayanlah untuk mengobati kebosanan. Flaykite OSX bukan aplikasi yang rakus resource, terbukti setelah saya install, tidak terjadi penurunan performa maupun tambahan waktu booting. Saya sempat berpikir untuk menggunakan vista trensformation pack atau vista inspirat, karena banyak yang make, makanya saya pilih Flaykite OSX saja.
Berikutnya adalah screenshot tampilan Windows Vista Ultimate. Vista memiliki fitur baru untuk mempercantik GUI-nya, yaitu Aero glass dan flip 3D. Tampilan Vista memang indah bagi yang sudah terbiasa dengan tampilan XP. Lompatan keindahan GUI nya cukup terasa jika dibanding XP. Meski begitu, kekuranganya adalah kebutuhan hardware yang cukup tinggi. Setidaknya prosesor dualcore, ram 1GB dan tak lupa graphic card yang mendukung. Bagi yang sudah terbiasa dengan tampilan Compiz Fusion, mungkin efek di windows vista terlihat biasa-biasa saja. Meski begitu, setidaknya Vista lebih cantik daripada XP. Beginilah tampilan Vista di komputer saya…:)
Berikutnya adalah efek andalan vista, yaitu flip 3D…
Cakep kan Vista nya?? yang saya tidak tahu, apakah ada software untuk menambah cantik tampilan Vista? Sedangkan di XP banyak software untuk mempercantik tampilan, memang sih saya belum tanya sama mbah google tentang ini. Aero glass-nya membuat border windoe menjadi transparan dengan efek glossy. Saya agak heran dengan Vista, sebenarnya efek 3D desktopnya tidak terlalu luar biasa, tapi mengapa menuntut penggunaan graphic card yang cukup tinggi? Selain itu, Vista juga menuntut spesifikasi prosesor dan ram yang cukup tinggi. Meski begitu, jika dibandingkan dengan XP, Vista jauh lebih cantik menurut saya.
Berikutnya adalah tampilan GUI Ubuntu Linux. Linux lebih dulu memperkenalkan 3D desktopnya dengan compiz dan beryl daripada Vista. Saat saya mulai belajar linux, compiz dan beryl sudah tidak ada, yang ada hanya compiz fusion yang merupakan hasil merger antara compiz dan beryl. Efek-efek yang dihasilkan compiz fusion sangat indah menurut saya. Compiz fusion memiliki banyak efek sehingga pengguna tidak bosan dan setiap efek dapat di-customize sesuai selera. Selain compiz, saya juga menggunakan emerald theme. Ini adalah tampilan standar dari ubuntu…
ubuntu 8.04
Begitulah tampilan ubuntu tanpa sentuhan compiz-fusion. Tanpa compiz fusion, tampilan ubuntu agak membosankan menurut saya. Sebelum menjalankan compiz fusion, pastikan driver graphic card telah terinstal dengan benar. Saya sendiri menggunakan graphic card onboard Radeon HD3200. Instalasi driver Radeon cukup mudah di ubuntu, tapi saya pernah mencoba menginstal driver Radeon di Opensuse 11 KDE4 tapi kenapa gak pernah berhasil ya? Ada yang bisa bantu? Kalau tampilan standar dari OS Linux, saya menyukai Mandriva dan Opensuse, saya memilih ubuntu karena menurut saya cukup mudah untuk mengutak-atik tampilanya. Oke langsung saja saya tampilkan screenshot ubuntu dengan compiz fusion…
3D Cube
Keren kan?? 3D cube membuat desktop seperti dadu yang dapat diputar-putar, expo mempermudah dalam memilih desktop yang akan digunakan serta tambahan eyecandy fire onscreen dan water effect, menarik bukan? Selain itu saya juga menginstal paket avant window manager dan screenlets agar tampilan desktop semakin indah. Menurut saya, compiz fusion lebih baik daripada Aero karena compiz memiliki lebih banyak efek dan bisa di-customize selain itu, compiz tidak menuntut hardware yang terlalu tinggi. Saya pernah menjalankan Mandriva One 2008.1 KDE di komputer P4 3Ghz, 256MB DDR dengan graphic card intel extreme graphic 2, compiz mampu berjalan lancar dengan spek tersebut. Back to the topic, Ubuntu sangat mudah diutak-atik tampilanya, mungkin karena saya memiliki DVD repo ubuntu sedangkan distro lain saya tidak memilikinya. Di windows XP terdapat aplikasi untuk merubah tampilan menyerupai OS lain seperti Vista inspirat, VTP dan Flykite OSX. Meski ubuntu tidak memiliki aplikasi semacam itu, bukan berarti tidak dapat mengubah tampilan menyerupai OS lain. Silahkan anda mencari theme, icon dan pernak-pernik lainya di http://www.gnome-look.org. Karena saya menyukai tampilan Leopard, maka saya meng-customize tampilanya hingga mirip Leopard…
Udah mirip Leopard belum?? Lumayanlah… saya ingin mencoba Macintosh tapi apa daya gak punya hardware yang mendukung. Sebenarnya banyak tutorial cara menginstal Mac di komputer berbasis AMD, tapi saya belum mencoba karena saya tidak memiliki installernya. Menurut informasi yang saya dapat, Mac memang memiliki GUI yang indah, namun efek 3D desktopnya tidak sehebat compiz fusion. Ada juga efek animasi window-nya, tapi nanti menyusul… coz koneksinya ge lelet nie…
Kesimpulanya keren yang mana nih?? Yah… terserah selera masing-masing he… kan pendapat tiap orang beda-beda. Menurut saya sie jelas keren compiz fusion-nya linux kerena compiz fusion tidak menuntut hardware yang terlalu tinggi, selain itu, compiz fusion memaksimalkan rekayasa efeknya. Sementara Vista dengan Aero-nya, cukup indah dan menarik hanya saja Aero mensyaratkan penggunaan spesifikasi hardware yang lebih tinggi hanya menyediakan efek transparan dan flip 3D nya. Seharusnya Aero memiliki efek yang lebih fantastis lagi, karena sepsifikasi hardware yang digunakan cukup tinggi. Bagaimana dengan windows XP?? Menurut saya sie XP standar saja untuk keindahan tampilan, perlu sedikit sentuhan agar tampil lebih menarik. Lalu dengan Macintosh?? Ye… saya kan dah bilang belum nyoba, gak baca paragraf diatas yaw?? :p da yang mo minjemin Mac-nya buat saya cobain?? hehehehehe…..







