Halo Pembaca! Seorang teman saya memiliki dana sekitar 1,7 juta untuk mengupgrade komputernya yang kini mulai kewalahan mengerjakan tugas kuliah. Duit segini dapet komputer apa bro? Begitulah pertanyaan yang terlontar dari dompet mulut teman saya. Saya dengan PD menjawab, “upgrade aja bro, beli komponen yang perlu diganti aja”. Saya sarankan untuk mengganti prosesor+motherboard+ram nya saja, lainya pakai yang lama. Teman saya pun segera menyiapkan uangnya, sementara saya memikirkan komponen yang tepat agar tepat sesuai budget. Tanpa menanyakan platform komputernya yang lama, saya langsung menyodorkan komponen yang saya rekomendasikan, antara lain prosesor AMD Athlon II X2 245, Biostar TA790GX 128M dan memory 2x1GB. Setelah semuanya siap, kami langsung berburu peripheral yang dibutuhkan. Hoho, sampai di TKP, saya terkejut, ternyata harga RAM/ memory udah naik hingga 2x lipat. Akhirnya saya sarankan menggunakan Ram 1GB dulu, nanti beli lagi kalo sudah ada dana
. Berikut periperal yang telah dibeli…
Arsip Tag: ii
Upgrade The Kompi Very Lawas!
4 Jam Bersama Athlon II X2 240!!
Halo pembaca!! Sebelumnya saya pernah memposting artikel Salah Pasang Kabel Power Mobo, Komputer Gak Nyala, nah yang punya komputer di artikel tersebut kembali berkunjung ke markas Tuxlin untuk menginstal Windows 7 RTM. Kesempatan nih buat utak-atik Athlon II X2 ‘Regor’,hehehehe… Langsung saja saya instalasikan Windows 7 RTM+jamu menggunakan mode AHCI, instalasi ngebut neh cuma sekitar 25 menitan! Ternyata bener mode AHCI emang lebih kenceng daripada native IDE. Kebetulan Athlon II X2 ini dipasangkan dengan chipset Nvidia GeForce 8200, jadi gak masalah AHCI-nya. Instalasi selesai and all things is allright! Yakin selesai?? Belum sie, yang punya kompi pengen diinstalin software-software lain kek photoshop, office dkk. Karena waktu mepet, akhirnya saya kopikan saja master software-software bajakan versi petani tersebut di hardisknya, alasanya, “Install sendiri bro, sekalian belajar, kan kita mhasiswa komputer install software harus bisa dong!”. Wkwkwkwkwk… dia mengangguk-angguk tanda setuju, langsung saja penyiksaan prosesor Athlon II X2 aka ‘Regor’ ini dilaksanakan!
Gambar diatas adalah screenshot default dari Athlon II X2. Eh gak sepenuhnya default ding, coz sebelumnya saya cek di bios, Vcore defaultnya sekitar 1,408V!!! Gile prosesor berteknologi dual-core 45nm dengan kecepatan default masak vcore nya tinggi bener? Pantesan panas!! Brisbane 4400+ punya saya aja Vcore default cuma 1,25V, motherboardnya yang salah kali ya? Langsung deh Vcore X2 240 ini saya turunkan ke 1,25V, sama dengan prosesor yang saya pakai, kemungkinan besar diturunkan lagi masih bisa. Urusan vcore udah beres, langsung hajar!!! Athlon II X2 240 ini memiliki kecepatan default 2,8Ghz, HT 3,2Ghz DDR, Dibanding pendahulunya, X2 240 ini sudah memiliki dukungan instruksi SSE4A, L2 cache 2x lebih besar, soket AM3 serta HT 3.0, tentu saja secara clock-toclock lebih unggul dibanding pendahulunya (Athlon X2). Clock nya saya naikan 10Mhz dulu sebagai percobaan… jadinya seperti screenshot dibawah ini.
Di clock 2,94Ghz ini saya test menggunakan prime95 selama 30 menit, lulus. Suhu idle sekitar 35-36C, suhu full load sekitar 42-43C, lumayanlah cukup dingin. Kebetulan Athlon II X2 ini menggunakan stepping C2, konon katanya potensi overclocknya lebih tinggi dari stepping awal serta suhu yang lebih dingin. Setelah melakukan berbagai tes kestabilan, saya memutuskan untuk menaikan clockspeednya lagi menjadi 3,22Ghz, berikut screenshotnya.
Enteng nie prosie buat tarik-tarikan, biasa pegang X2 brisbane sama X2 Kuma sie, jadi agak kaget pegang prosesor X2 240 ini. Di clockspeed 3,22Ghz, saya tes kestabilan menggunakan prime95 selama 30 menit, lulus, super pi 1M sekitar 27 detik lah, screen shot super pi kelupaan, jadi gak bisa saya tampilkan disini. Suhu di clock 3,22Ghz ini saat idle sekitar 36-38C dan suhu full load sekitar 44-45C, cukup dingin. Karena wktu mepet, coz yang punya ada kepentingan, penyiksaan berakhir.
KESIMPULAN
Secara umum, prosesor ini kinerjanya lebih baik dibanding pendahulunya, X2 brisbane. Suhu kerja prosesor ini relatif dingin. Prosesor ini menyimpan potensi overclock yang cukup baik, setidaknya mampu mengimbangi kubu biru dengan pentium dual-core 5000 series. Perkiraan saya, dengan pendingin standar, prosesor ini mampu dioverclock ke 3,5-3,6Ghz dengan sedikit menaikan Vcore. Setelah saya cermati, heatsink bawaan prosesor Athlon II ini lebih kecil dari pendahulunya, saya bandingkan sengan heatsink prosesor Athlon X2 4400+ milik saya. Satu lagi, sebenernya saya bermaksud membandingkan prosesor ini dengan prosesor yang saya pake secara clock-to-clock, tapi waktu tidak mencukupi, ngalah deh. Sampai disini dulu postingnya, see U!
Salah Pasang Kabel Power Mobo, Komputer Gak Nyala
Halo Pembaca! Baru-baru ini, teman saya merakit sebuah komputer baru. sebelumnya dia tanya-tanya soal spek yang bagus buat budgetnya, saya pun memberi saran spek yang menurut saya bagus, speknya kayak gini :
AMD Athlon II X2 240
Biostar GF8200M2+
GSkill 1GB DDR2 POC6400
Onboard graphic&Sound
LG DVD-RW
160GB HDD
VenomRX 400W
Maklum, bujet terbatas, maka saya pilihkan spesifikasi hardware yang memiliki nilai masa depan alias upgradeability yang bagus. Msalahnya dimana? setelah teman saya tersebut membeli periperal komputer di solo computer bazaar di solo (kebetulan pas pameran). Setelah semua periperal dibeli, kemudian dirakit, komputer baru tersebut tidak nyala. Mereke mencurigai ada kesalahan pemasangan kabel panel casing. Karena sudah mentok, mereka memutuskan membawa komputer baru tersebut ke rumah saya setelah sebelumnya SMSan. Awalnya saya juga mencurigai kesalahan pemasangan kabel panel atau kerusakan pada ombol switc on/off pada casing. Setelah saya cek di buku manual motherboard, ternyata pemasangan kabel panel casing sudah benar. Jnagan-jangan motherboardnya mati?? Jarang sie kasus motherboard baru mati sebelum dinyalakan. Kemudian saya cek pemasangan kabel power motherboard 20+4pin. INI DIA MASALAHNYA! Ternyata kabel power tambahan untuk graphic card (6pin) di tancapkan pada power motherboard yang hanya 4 pin, pantes gak nyala.
Kabel power 6pin yang biasa digunakan graphic card
Kabel power 6pin saya cabut dari motherboard, kemudian saya cari kabel power 4 pin yang biasa digunakan motherboard, kok gak ada ya? yang ada hanya kabel power 8pin yang biasa digunakan grphic card kelas berat alias multi GPU.
Ternyata, kabel power 8 pin ini terdiri dari 2 kabel power 4 pin, kabel power 8pin tersebut saya pisahkan menjadi 2 kabel 4pin. Kemudin saya tancapkan kabel power 4 pin ke motherboard kemudian tekan on, NYALA!!
Kabel power 8pin yang telah dipisahkan menjadi 2 kabel 4pin
Akhirnya nyala juga, tinggal diinstal OS plus aplikasi, komputer siap digunakan deh. Sayangnya yang punya gak mengizinkan komputer barunya ditinggal dirumah saya, kalo boleh pasti deh ane coba-coba overclock teruz benchmark dan dibandingkan dengan Athlon X2 secara clock-to-clock! Mungkin lain waktu… See U!
[REVIEW] Athlon II X4, Quadcore Murah Bertenaga
Persaingan pasar prosesor kelas low end memang cukup keras. Kali ini AMD menawarkan prosesor quadcore seharga 1 jutaan. Prosesor ini merupakan versi murah dari Phenom II yang berteknologi 45nm. Prosesor quadcore ini masuk ke lini Athlon II X4 yang menggunakan codename ‘Propus’. Menurut hasil investigasi, prosesor ini telah masuk pasar indonesia. Berikut spesifikasi prosesor Athlon II X4.

Prosesor athlon II X4 ini tidak memiliki L3 cache, meski begitu, performa yang ditawarkan prosesor ini hanya lebih lambat 10% dibandingkan Phenom II, menarik bukan? Prosesor ini memiliki TDP 95W dan tentu saja kompatibel dengan soket AM2+/AM3. Dilihat dari harganya, prosesor ini akan bersaing dengan quadcore termurah intel, Q8200 yang harganya $163. Bagaimana dengan performanya?? Berikut hasil benchmark Anandtech.com.
Platform Test

Hasil Benchmark

Performa Q8200 lebih unggul dengan harga yang lebih mahal, sementara Athlon II X4 berada dibawah.

Intel unggul di benchmark ini. Seperti yang kita tahu, Photoshop telah dioptimasi untuk multicore dan instruksi SSE4 milik intel.

AMD memperlihatkan taringnya dalam encoding video, terlihat mulai mengejar performa Q8xxx.

Encoding x264 ini AMD menunjukan performa yang lebih kompetitif dibanding pesaingnya.

Mengalahkan semua dualcore prosesor, dan mengimbangi kinerja Intel Q8xxx

Performa bersaing ketat dengan Intel Q8xxx, perlu diingat harga Q8xx lebih mahal dibanding Athlon II X4

Terlihat bahwa blender lebih optimal berjalan di arsitektur intel, bahkan X3 720 mampu mengalahkan 620 dan 630.

Performa masih bersaing ketat.

Q8200 terlihat menempel ketat pada X4 620.

Benchmark ini penuh dengan perhitungan matematik, seprti biasa, AMD loyo disini.

Dibenchmark ini, AMD cukup bertaring.
GAMING PERFORMANCE

Performanya tidak maksimal, mengingat sebagian besar game belum mendukung prosesor quadcore.

Performanya bersaing ketat dengan Q8200.

X4 620&630 terlihat cukup kewalahan berhadapan dengan Q8xxx
Kembali X4 6xx dikalahkan oleh Q8200 series
Konsumsi Daya

Sebagi prosesor quadcore, X4 6xx ternyata cukup efisien saat idle.

Konsumsi powernya masih bisa dikatakan efisien.
Kesimpulan
Prosesor Athlon II X4 ini merupakan prosesor quadcore termurah dengan performa yangt cukup baik. Jika dibandingkan Phenom yang lama, Athlon II X4 ini masih lebih cepat. Jika dibandingkan dengan kompetitor terdekatnya, Intel Core2 Quad 8xxx, bisa dikatakan seimbang. X4 6xx unggul di encoding video sedangkan Q8xxx unggul di game. Ketiadaan L3 cache ternyata perpengaruh pada kemampuan gaming yang biasanya AMD unggul. Prosesor Athlon II X4 ini merupakan solusi terjangkau bagi yang membutuhkan kinerja prosesor quadcore. Ane sie kalo dah ada rejeki mo upgrade ke Propus ini, lumayan, mobo ane masih bisa melayani ini propus….
[EXTREME] Overclock Athlon II X2 & Sempron 140
Prosesor dual-core 45nm AMD menunjukan taringnya dalam hal overclock capability. Berikut AMD Athlon II X2 245 di overclock dengan menggunakan motherboard GIGABYTE GA -MA790FXT-UD5p dengan pendingin liquid nitrogen.
itu adalah X2 245, berikutnya adalah X2 240 overclocked…

Berikutnya prosesor AMD dikelas paling bawah, Sempron 45nm ‘Sargas’ 140…

Wah bener-bener overclocker kelas berat nie. ketiga prosesor low end ini mampu dioverclock diatas 5Ghz dengan pendingi liquid nitrogen… Performanya gimana yah???
AMD ATHLON II X2 255

Fyuh, AMD cukup agresif menggempur pasar kelas bawah dengan diluncurkan prosesor dualcore baru, Athlon II X2 255 dengan stock speed 3,1Ghz, L2 cache 2x 1mb. Prosesor bercodename regor ini sebelumnya telah hadir terlebih dahulu dengan kecepatan lebih redah antara lain, X2 250, 245 dan 240. Prosesor 255 ini menggunakan proses fabrikasi 45nm SOI dengan TDP 65W. Soal harga, perkiraan ane sie dibawah 1 juta, berminat?
Benchmark Phenom II X4 965BE, Prosesor Tercepat AMD

Hallo Pembaca! Akhirnya AMD meluncurkan prosesor tercepatnya, Phenom II X4 965BE. Prosesor ini merupakan prosesor yang memiliki clock tertinggi yang pernah dibuat AMD, yaitu 3,4Ghz. Prosesor ini diperkirakan memiliki harga yang tidak jauh dibanding pendahulunya, 955BE. Prosesor ini merupakan flagship AMD untuk menghadapi persaingan melawan kubu ‘biru’ Intel yang kini merajai di kelas high end dengan jajaran Core i7. Bagaimana performa prosesor ini? Simak artikel berikut.
Phenom II X4 965BE ini masih barbasis arsitektur K11 (DENEB), sama dengan jajaran Phenom II lainya. Prosesor ini memiliki kecepatan clock default 3,4Ghz dengan spesifikasi cache sama dengan Phenom II X4 seri 9 lainya, yaitu 4x512kb L2 cache dan 6mb L3 cache. Kecepatan hypertransportnya hingga 2Ghz (4Ghz efektif). Agar lebih jelas, lihat screenshot dibawah ini.

Prosesor ini memiliki TDP yang cukup tinggi, 140W. Angka ini mengingatkan kita pada prosesor terdahulu, Phenom 9950BE yang memiliki TDP yang sama. Beralih ke performa, seberapa hebatkah prosesor flagship kubu hijau ini? Berikut hasil benchmark yang dilakukan oleh Anandtech.com.
Testbed

Performa

Di benchmark Sysmark, 965 BE menempel ketat dengan Q9650.

Photoshop merupakan aplikasi yang Intel Optimized, tak heran jika Q9550 mampu melinas 965BE.

Di benchmark simulasi perhitungan rumit excel, 965BE tampak kewalahan bersaing dengan pasukan Core2 Quad.
Benchmark Cinebench multithread ini 965BE menunjukan performa yang cukup baik, cukup jauh mengalahkan Q9650.

965 BE bersaing ketat dengan Q9650.

965BE mampu melibas semua pasukan Core2 Quad, namun belum mampu menyetuh Core i7.
Benchmark winrar ini, 965BE cukup perkasa, meski belum mampu mengejar Core i7.

Lagi-lagi 965BE menunjukan superioritasnya dibanding semua Core2 Quad.

965BE cukup cepat dan kembali melibas Core2 Quad.
Transcode DivX, 965BE tampak bersaing ketat dengan Core i7 920.

Di benchmark ini 965BE menunjukan taringnya dengan mengalahkan Core i7 920 dengan selisih tipis.
Kembali 965BE mengalahkan i7 920 dengan selisih amat tipis.
GAMING PERFORMANCE
Di game Fallout 3, AMD terdepan, menyisihkan i7 965 dengan selisih sangat tipis.

Tampaknya FarCry2 lebih optimal di arsitektur intel, terlihat 965BE dilibas Q9400.
965BE bersaing ketat dengan i7 920 di game Crysis Warhead.
Power Consumption
Pada kondisi idle, 965BE cukup efisien

Pada kondisi full load, 965 BE mengkonsumsi daya paling tinggi, beginilah prosesor dengan TDP 140W.
(Sumber:anandtech.com)
KESIMPULAN
Secara umum, prosesor terbaru dan tercepat ini menunjukan performa yang cukup baik dengan harga yang kompetitif. Performanya cukup menonjol ketika digunakan untuk enconding video. Menurut anandtech, prosesor ini lebih cepat dibanding semua prosesor intel socket LGA775, menarik bukan? Jika dibandingkan dengan Core i7 920, performanya masih kalah meski tidak terlalu banyak selisihnya. Prosesor ini sangat cocok untuk gaming, menurut anandtech, performa gamingnya sama dengan Core i7. Sementara itu, Intel telah menyiapkan Lynfild untuk berhadapan dengan Phenom II X4. Sekian dulu posting kali ini, semoga bermanfaat. See U!
Athlon II X2 240/245 VS Pentium Dualcore E5300/5400
Halo Pembaca! Persaingan dua produsen prosesor terbesar AMD dan Intel tampaknya semakin sengit. Setelah AMD tidak mampu mengejar performa Intel Core i7 di kelas atas, AMD lebih berkonsentrasi ke pasar menengah bawah dengan meluncurkan serangkaian produk dualcore baru berteknologi 45nm. Sedangkan pesaingnya, Intel telah lama menyediakan solusi dualcore berteknologi 45nm melalui prosesor wolfdale-nya. AMD meluncurkan Athlon II X2 untuk pasar low-end menggantikan Athlon X2 7 series. Sementara dikelas yang sama, intel bersaing dengan prosesor Pentium Dualcore seri 5000 dan 6000. Pada posting kali ini membahas performa Athlon II X2 240/245 yang head-to-head dengan Pentium Dualcore 5300/5400 dari sumber inpai.com.cn.
























