Linux Mint 12 Lisa

desktop

Halo Pembaca! Meski sedikit terlambat, gak masalah yang penting posting, hahahaha :mrgreen: . Sebenernya udah agak lama saya download dan install Linux Mint 12 “Lisa”, namun baru sekarang saya memiliki kesempatan untuk mencoba dan mereview distro yang kini menduduki ranking 1 distrowatch, mengalahkan induknya, Ubuntu Smile. Linux Mint 12 “Lisa” ini datang membawa desktop Gnome 3 dan MGSE (Mint Gnome Shell Extension). Linux Mint “12” Lisa dapat di download disini.

System Requirement

  • x86 Prosesor
  • 512 MB Memory (Direkomendasi 1GB)
  • 5 GB free space harddisk
  • VGA card dengan resolusi min 800×600
  • CD/DVD atau USB untuk instalasi

Lanjut membaca

[REVIEW] BlankOn 7.0 Pattimura

desktop

Halo pembaca!! sebenernya sudah cukup lama saya pakai distro ini, bahkan sebelum saya pake dan download Mandriva 2011 :) . Saya download distro BlankOn 7.0 di sini. Sebelumnya, saya pernah menggunakan distro ini, kalo tidak salah versi 3.0 Lontara, setelah itu saya malah tidak mengikuti rilis distro ini, eh sekarang sudah nyampe versi 7.0 :) . Setelah selesai download, saya langsung menginstallnya di Netbook. Sialnya, belum sempat saya review malah udah saya ganti dengan Mandriva 2011 :D . Akhirnya saya jalankan saja via LiveUSB BlankOn 7.0 di PC.

System Requirement

  • Kebutuhan prosesor minimum: 500 MHz
  • Kebutuhan RAM minimum: 256 MB
  • Arsitektur: i386/32 dan AMD64
  • HDD 5GB
  • Mouse, Keyboard

Lanjut membaca

Linux Mint 11 ‘Katya’

lmint

Halo Pembaca! Sebenarnya Linux Mint Katya udah agak lama rilisnya, saya juga udah lama juga download distro turunan ubuntu ini, hehehehehe jadi agak telat nih postingnya. Linux Mint 11 ini menggunakan kode nama ‘Katya’, emang distro satu ini selalu menggunakan nama cewek sebagai codename-nya. Oke langsung saja kita lihat lebih dekat Linux Mint 11 ini Open-mouthed smile.

Tangkapan layar penuh 15062011 182358

Tampilan Desktop

Lanjut membaca

PCLinuxOS 2009.2, Distro Siap Pakai!

Halo Pembaca! Sebenarnya saya sudah lama menggunakan distro PCLinuxOS 2009.2 (PCLOS), namun karena saya sok sibuk akhir-akhir ini, saya gak sempat bikin ulasan soal distro ini. Sebelumnya saya pernah memposting artikel mengenai distro PCLOS versi sebelumnya di blog ini. Jujur saja, saya suka menggunakan distro ini, coz masih keturunan dari distro favorit saya, Mandriva,hehehehe… Bedanya PCLOS 2009.2 sama yang versi 2009.1 apa gan? Hampir gak ada sih, kernel yang digunakan masih sama, yaitu versi 2.6.26.8 tex3. Menurut informasi yang saya dapat, PCLOS 2009.2 ini merupakan ‘maintenance release’ yang berisi bugfix untuk meningkatkan stabilitas. Berikut hasil inspeksi saya tentang distro ini.

GUI

Untuk urusan GUI, PCLOS 2009.2 ini termasuk keren, theme baru yang digunakan ‘blue carres’ cukup menawan. Satu hal yang saya suka dari PCLOS, yaitu driver graphic card proprietary yang telah disertakan, sehingga mampu menghasilkan animasi dan tampilan grafik yang halus. Seperti versi sebelumnya, Distro PCLOS ini telah menyertakan paket compiz-fusion, paket ini lah yang kadang bikin pengguna ‘Jendela’ iri,hehehehe… Betapa tidak, efek compiz-fusion yang keren serta kebutuhan resource yang rendah. Saya pernah mencoba menjalankan efek compiz-fusion di laptop yang menggunakan graphic card onboard sisi mirage 3, compiz berjalan mulus tanpa tersendat-sendat, padahal mirage 3 termasuk graphic onboard yang payah, bahkan masih kalah dengan GMA milik intel. Weh kok ngelantur, back to topic, berikut screnshot desktop PCLOS 2009.2…

Lanjut membaca

Ubah Tampilan Linux Gnome Jadi Macintosh!

Halo Pembaca!! Popularitas macintosh memang sudah menggema dimana-mana, termasuk di indonesia. Meski begitu, Pengguna OS buatan Apple di indonesia memang terbilang sedikit dan harganya mahal bagi sebagian besar orang indonesia. Apa sih istimewanya OS ini? Orang bilang istimewanya pada fitur-fitur yang diberikan dan tentu saja TAMPILAN alias user interface-nya. Banyak yang kepincut dengan tampilan OS buatan Apple ini. Jika di posting kemarin saya membahas OS windows xp yang dirubah tampilanya menjadi mirip macintosh, kini giliran OS Linux yang diubah tampilanya menjadi mirip Macintosh. OS yang saya gunakan pada pembahasan ini adalah distro favorit saya, Mandriva 2009.1 Gnome. Anda menggunakan distro lain?? Tenang, tetep bisa dipraktekan pada distro lain, khususnya yang menggunakan desktop Gnome.

Download Theme&Icon Macintosh

Langkah pertama, download dulu theme mirip macintosh di gnome-look.org, nama themenya mac4lin untuk yang mirip macintosh leopard dan aqua untuk macintosh tiger. Sedangkan iconya dapat menggunakan mac4lin icon. Sydah tau cara instalasi theme?? berikut panduan singkatnya, klik kanan di desktop>klik change desktop background>geser ke tab theme>klik install, arahkan ke direktori tempat anda menyimpan file-file theme dan icon.

Untuk menginstal icon baru, lakukan langkah yang sama seperti menginstall theme. Jika ingin lebih mirip lagi, silahkan download font, bootsplash dan login window macintosh di gnome-look.org, dalam posting kali ini saya tidak mengganti settingan font, bootsplash dan login window yang digunakan.

Lanjut membaca

Mandriva One 2010, Mantap!!

bootmdv

Halo pembaca! Akhir-akhir ini cukup sibuk, jadi gak sempat posting ke blog ini. Di sela-sela kesibukan saya, markas Tuxlin kedatangan 2 installer distro besar linux, mandriva one 2010 dan Ubuntu 9.10 ‘Karmic Koala’. Pada posting kali ini, saya akan mencoba membeberkan hasil instalasi mandriva one 2010. Mandriva adalah distro favorit saya, kenapa? Meski bukan distro pertama yang saya gunakan, tapi distro inilah yang ‘membekas dihati’(halah!). Saya memang lebih menyukai distro yang berbasis mandriva dan keturunanya, termasuk PCLinuxOS, karena mereka aliran distro yang ramah pada newbie yang gak punya koneksi internet memadai, seperti saya,hehehehe.. okeh langsung saja screenshot mandriva one 2010 kde4..

Gnome 2.28 Desktop

Gnome 2.28 Desktop

mdv2010

KDE4 Desktop

User Interface

Mandriva one 2010 ini memiliki user interface a.k.a tampilan yang ciamik, lebih bagus dibanding yang versi 2009.1 menurut saya. Wallpapernya minimalis namun cantik dengan warna dominan biru, menggunakan artwork baru dan theme bari ‘la ora metal’. Sejak versi 2009.0 sampai versi 2010 ini, saya kurang suka dengan bentuk taskbar mandriva, aneh menurut saya,hehehehe… Biasanya, mandriva one sudah lengkap dengan driver proprietary dan 3d desktop compiz-fusion yang siap dijalankan. Sayangnya sejak versi 2009.1, mandriva one KDE tidak lagi membawa compiz fusion sebagai package default-nya. Bagi user yang menginginkan efek 3d desktop harus menginstal paket compiz-fusion terlebih dahulu. Lain lagi dengan mandriva one 2010 gnome, 3d desktop compiz fusion dapat langsung dijalankan melalui live cd juka graphic card telah mendukung.

Paket Software

Software yang dibawa manriva 2010 antara lain openoffice.org 3.1.1, firefox 3.5.3, GIMP 2.6.7 dan lain-lain. Kernel yang digunakan mandriva 2010 ini adalah kernel 2.6.31 dan menggunakan EXT4 sebagai default filesystem. Mandriva 2010 menggunakan desktop KDE versi 4.3 dan Gnome 2.28 dan telah mendukung moblin (mobile linux). Berikut beberapa screenshotnya paket terbarunya.

Firefox

Firefoc 3.5.3

mdv2012

OpenOffice.org 3.1.1

Performa

Performa mandriva 2010 ini sangat baik dan cepat. Waktu booyngnya saja hanya sekitar 15detik untuk KDE4 dan 10 detik untuk versi Gnome. Shutdown pun juga secepat kilat, hany memerlukan waktu kurang dari 10 detik!! Tampaknya pengembang mandriva telah bekerja keras memperbaiki performa. File system yang digunakan distro ini secara default adalah EXT4 yang konon jauh lebih cepat dari EXT3, namu ada beberapa orang yang mengatakan bahwa EXT4 belum bisa mengalahkan EXT3 dalam hal kestabilan.

Usability

Semua linuxer telah mengetahui bahwa mandriva ini sangat user frendly alias mudah digunakan oleh pemula sekalipun. Saya sendiri telah membuktikan ketika pertama kali menggunakan distro ini, mudah dipahami. Distro ini cocok bagi pengguna yang baru saja migrasi dari windows. Secara default, distro mandriva telah dilengkapi codec-codec multimedia, sehingga langsung dapat memainkan file-file multimedia. Pada mandriva one 2010 Gnome, tidak dapat langsung memutar file-file multimedia, kenapa yah? Padahal biasanya distro ini sudah lbisa langsung pakai, hal ini tidak terjadi pade mandriva one 2010 kde.

Kesimpulan

Secara umum, distro ini mengalami peningkatan performa serta memiliki tampilan yang lebih cantik dari mandriva versi sebelumnya. Mandriva one kde menawarkan keindahan desktop dengan widget-widgetnya, sedangkan mandriva one gnome menawarkan kesederhanaan tampilan serta lebih enteng dibanding versi kde. Distro ini sangat cocok digunakan oleh user pemula (termasuk saya) yang menginginkan distro yang ‘langsung pakai’. Sampai disini dulu posting kali ini, see u next time!!

Mandriva 2009.1 Free Spring, Cantik & User Friendly

Akhirnya distro favorit saya ini dirilis juga! Mandriva adalah distro favorit saya, mengapa? Okey, sedikit flashback tentang mengapa saya suka distro satu ini. Ketika saya masih SMA, saya sedang giat-giatnya mencari informasi tentang sistem operasi selain windows, yaitu linux! Saat itu, pertama kali menginstal ke hardisk, saya menggunakan distro DSL yangmana instalasinya menggunakan mode text, hasilnya? Karena masih sangat awam dengan linux, instalasi DSL gagal dan 2 partisi hardisk hilang dengan sukses. Kedua, saya mencoba menginstal distro IGOS nusantara 2006, sukses, namun saya tidak dapat memainkan file-file multimedia. Saya menginginkan distro yang ‘lansung pakai’ tanpa harus repot mnginstalasi codec dan aneka driver. Akhirnya, saya mendapatkan distro Mandriva Free 2008, lansung saya instal dikomputer dan sukses! Saat itu, distro mandriva 2008 mampu mencukupi kebutuhan saya dalam belajar pengoperasian dasar linux dengan segala kemudahanya. Hingga sampai sekarang, saya mencoba berbagai distro linux, namun yang masuk dihati hanya Mandriva dan PCLinuxOS. Mandriva 2009.1 spring ini dirilis pada 29 april 2009. seperti biasa, distro mandriva tampil dengan GUI yang menawan serta kemudahan penggunaanya. Mandriva menyediakan tiga edisi disetiap rilisnya, yaitu Mandrive One, Mandrive Free dan Mandriva Power Pack. Dari ketiga edisi tersebut hanya edisi Power Pack yang berbayar, lainya gratis. Pada artikel kali ini, saya akan membahas Mandriva Free dan Mandriva One.

What’s New?

Fitur baru yang dimiliki Mandriva 2009.1 ini adalah dukungan terhadap filesystem terbaru di dunia opensource, yaitu EXT4. Konon, filesystem EXT4 ini mempu meningkatkan kecepetan boot dan kinerja sistem. Mandriva 2009.1 ini juga mengalami peningkatan kecepatan boot dengan menggunakan service speed boot. Bagaimana cara kerja speed boot ini? Speed boot ini bekerja dengan menunda service-service yang tidak perlu (network, internet) dan mengutamakan service yang dibutuhkan saat boot dan service dari desktop environment, setelah masuk desktop, baru service sisanya (yang tadi ditunda) diload. Satu hal yang membuat saya tercengang, waktu shutdown mandriva 2009.1 spring ini sangat cepat!! Di komputer saya dengan spesifikasi Athlon X2 4400, 2GB DDR2-6400 dualchannel, OB VGA, Mandriva2009.1 shutdown dalam waktu 15 detik. Wallpaper serta splash screen mandriva 2009.1 ini juga lebih fresh.

Tampilan Menawan

desktop kde4

Gnome Salah satu kelebihan distro Mandriva adalah tampilanya yang menawan, gambar diatas adalah tampilan desktop KDE4 dan desktop Gnome, cantik bukan? Tampilan desktop KDE4 diatas adalah tampilan yang sedikit saya ubuah, sedangkan tampilan desktop gnome masih default, tidak saya utak-atik. Desktop Mandriva didominasi oleh warna biru serta wallpaper yang juga dominan warna biru. Jujur saja, saya lebih menyukai desktop KDE4, meski pengaturanya cukup kompleks. Desktop gnome yang sederhana tetap terlihat menawan oleh sentuhan Mandriva 2009.1 spring. Membicarakan soal GUI linux, kurang pas jika tidak membahas 3D desktop compiz-fusion. Compiz-fusion ini memiliki kelebihan yaitu variasi efek 3D yang banyak dan cukup fantastis dengan kebutuhan resource hardware yang tidak terlalu tinggi. Berikut screenshot 3D desktop compiz-fusion dari mandriva 2009.1 spring…

Screenshot

cubeDiatas adalah 2 efek yang dihasilkan compiz-fusion, bagus kan? Pada Mandriva One, compiz-fusion dapat langsung dijalankan tanpa harus repot-repot menginstal driver dan lain-lain. Namun pada Mandriva free, harus menginstalasikan dulu driver graphic card serta paket compiz-fusion besrta dependencie-nya.

Software Bawaan

Mandriva 2009.1 membawa software-software yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari. Pada edisi Mandriva One, software yang dibawa tidak terlalu lengkap, mungkin karena keterbatasan media cd yang hanya max 700mb. Kenapa tidak seperti PCLinuxOS yang melakukan compressing package, sehingga media cd mampu menampung lebih banyak package. Pada Mandriva Free, software yang dibawa sudah cukup lengkap untuk berbagai kebutuhan, maklum, mandriva free menggunakan media dvd yang memiliki daya tampung besar. Mandriva 2009.1 ini menggunakan kernel 2.6.29.1 yang telah mendukung filesystem EXT4. Mandriva ini membawa paket-paket software terkini, antara lain OpenOffice.org 3.0.1, GIMP 2.6.6, Dragon Player 2.0, Firefox 3.0.8, FileZilla 3.2.3 dan lain-lain. Desktop yang dibawa Mandriva 2009.1 adalah KDE 4.2.2, Gnome 2.26 dan XFCE 4.6. Apabila software yang dibawa masih kurang, pengguna dapat menambah sosftware yang dibutuhkan dari repository Mandriva. Bagi saya, software yang telah dibawa mandriva free 2009.1 sudah mencukupi kebutuhan komputasi saya sehari-hari.

mulmed Kemudahan

Ini dia salah satu kelebihan Mandriva, yaitu kemudahan dalam mengoperasikan atau orang bule bilang ‘User friendly’. Distro ini sangat cocok bagi yang ingin menggunakan linux namun masih sangat terbiasa dengan windows. Tampilan KDE-nya mirip tombol start dan taskbar windows, sehingga pengguna yang masih awam akan cepat memahami. Saya sendiri pertama menggunakan Mandriva cukup terkesan dengan kemudahan yang diberikan. Berbagai pengaturan sistem berbasis GUI yang mudah dimengerti. Satu hal lagi yang menurut saya merupakan salah satu nilai tambah, disertakanya berbagai codec multimedia, sehingga mandriva dapat langsung digunakan untuk memainkan aneka macam file multimedia. Menurut beberapa teman saya yang enggan menggunakan linux beralasan bahwa linux tidak dapat memutar mp3 atau video. Alasan ini cukup masuk akal, dari hal ini dapat disimpilkan bahwa distro dengan paket codec multimedia lebih menarik dan lebih mudah bagi orang yang awam terhadap linux. Mandriva menyediakan semacam control panel lengkap yang disebut dengan Mandriva Control Center (MCC), berikut screenshotnya…

control centerTampilan control center yang mudah dimengerti dengan icon-icon yang menarik. Tidak hanya itu, untuk mengkonfigurasi setting sistem, mandriva juga menyediakan fasilitas yang mirip control center, berikut screenshotnya…

configure Sementara file manager, mandiva dengan desktop KDE4 menggunakan Dolphin file manager. Penggunaanya juga sangat mudah ditambah lagi, mandriva sudah otomatis melakukan mounting terhadap partisi yang ada di harddisk. Berikut tampilan dolphin file manager…

dolphin Kesimpulan

Distro mandriva ini adalah distro dengan tampilan desktop yang indah dan mudah digunakan. Distro ini cocok bagi anda yang menginginkan distro ‘langsung pakai’ untuk memenuhi kebutuhan komputasi sehari-hari. Distro ini juga cocok bagi anda yang ingin migrasi dari windows ke linux. Sampai disini dulu posting kali ini, see u next time!

Mencoba Ubuntu & Kubuntu Dari ShipIt

Halo Pembaca! Maaf, mungkin artikel tentang ubuntu Jaunty Jackalope sudah agak basi, tapi ya mau gimana lagi lha ship it ubuntu nya baru sampai awal juni lalu. Yah lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, betul? Langsung saja, kira-kira pertengahan mei saya memesan 2 cd shipit, yaitu ubuntu dan kubuntu 9.04 Jaunty Jackalope. Kurang lebih 3 minggu setelah pemesanan, cd dari shipit pun tiba, 2 cd dalam satu pembungkus+4 sticker ubuntu. Kedua cd ubuntu tersebut tidak langsung saya coba, karena tugas kuliah menumpuk dengan waktu deadline yang berdekatan. Setelah ada waktu, tentu saja saya mencoba distro rilis terbaru dari Canonical. Berikut gambar dari pack shipit ubuntu…

neoshot_090621_155525

neoshot_090621_155548 Ubuntu merupakan salah satu distro linux keturunan debian. Ubuntu menggunakan package *.deb serta package manager Syinaptic/APT. Ubuntu 9.04 yang memiliki codename “Jaunty Jackalope” menggunakan kernel linux versi 2.6.28-11. Ubuntu menggunakan lingkungan desktop Gnome versi 2.26 serta beberapa software-software yang turut melengkapi antara lain, gimp 2.6.6, firefox 3.0.8, rhytmbox, brasero disc burning dan banyak lagi. Saat menggunakan distro ubuntu terbaru ini, saya merasa booting lebih cepat serta tampilan bootscreen dan latar login yang lebih cantik. Berikut tampilan bootscreen dari Ubuntu 9.04.

ubuntu

ubuntu desktop Tampilan bootscreen Ubuntu 9.04 terlihat lebih elegan dibanding versi sebelumnya. Sedangkan tampilan desktop ubuntu secara umum masih sama dengan pendahulunya, hanya saja wallpaper default-nya yang berbeda. Menurut saya, tampilan ubuntu kurang cantik dan agak membosankan, disini saya membandingkanya dengan PCLinuxOS 2009.1 atau dibandingkan dengan distro mandriva yang menggunakan desktop Gnome. Kabarnya, ubuntu versi berikutnya nanti (Karmic Koala 9.10) tampilanya akan dirombak menjadi lebih cantik, kita tunggu saja. Distro ubuntu ini secara default belum dapat memainkan file-fila multimedia semacam mp3, avi dan sebagainya, karena instaler ubuntu hanya menyertakan software yang bersifat free dan open source, sedangkan codec multimedia tadi adalah berlisensi. Bagi pengguna yang baru migrasi dari windows ke linux, tidak adanya codec tersebut menjadi masalah.

neoshot_090621_155603 Kubuntu adalah ubuntu yang menggunakan lingkungan desktop KDE. Selain penggunaan lingkungan desktop KDE, secara umum Kubuntu dengan Ubuntu adalah sama. Kubuntu menggunakan KDE versi 4.2.2. Menurut saya, tampilan KDE lebih cantik dibanding Gnome, namun banyaknya parameter yang dapat diatur di desktop KDE membuatnya terlihat agak rumit dan kompleks. Kubuntu menyertakan amarok untuk memutar file musik, dragon player untuk memainkan file video, openoffice.org serta firefox.

amarox

firefox

gimp

ooo

kde4Diatas adalah tampilan desktop kubuntu, cantik bukan?? Booting kubuntu 9.04 juga lebih cepat dibanding pendahulunya. Kabarnya, versi berikutnya (karmic koala 9.10), pengembang ubuntu menjanjikan waktu booting hanya 10 detik. Secara umum, pengoperasaian kubuntu/ubuntu relatif mudah jika sudah terbiasa. Pengguna yang ingin menambah software di ubuntu/kubuntu cukup mudah bagi yang memiliki koneksi internet sendiri, bagi yang tidak punya? Anda bisa membeli DVD repo Ubuntu ditoko-toko online. Syarat minimum untuk menggunakan ubuntu adalah prosesor 800mhz, 256mb ram, 4gb space hardisk. Sampai disini dulu posting kali ini, see you!

Mandriva 2009, User Friendly!

Ini dia distro kesayangan saya… he… pertama kali pake linux, saya jatuh hati sama distro satu ini. Saya pakai distro ini sejak munculnya mandriva 2008.0. Distro mandriva memang terkenal mudah dipakai, bahkan oleh pemula sekalipun. Kini telah muncul versi terbaru dari mandriva, yaitu mandriva 2009. Mandriva 2009 menggunakan kernel versi 2.6.27. Mandriva 2009 menggunakan desktop KDE 4.1.2 atau GNOME 2.24.1. Saya sendiri suka kedua-duanya. KDE memiliki tampilan yang menawan, namun agak rumit, sedangkan GNOME memiliki tampilan sederhana namun agak aneh bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan Windows. Berbagai aplikasi versi terbaru sebut saja OpenOffice 3.0, Firefox 3.0, Amarok 2.0, Dragon Player 2.0, GIMP 2.4.7 dan banyak lagi. Seperti biasa, mandriva 2009 tersedia dalam 3 versi, mandriva one 2009, mandriva free 2009, mandriva powerpack 2009. Mandriva powerpack merupakan versi komersial, sehingga berbayar.
Instalasi distro mandriva 2009 cukup mudah, saya telah mencoba menginstal mandriva free 2009, mandriva one KDE4 2009 dan mandriva one GNOME 2009. Semua berjalan dengan mudah dan lancar. Hanya saja, saat mandriva one 2009 (KDE maupun GNOME) efek 3D desktop compiz fusion gak jalan, saya menggunakan graphic card onboard Ati Radeon HD3200. Saya sendiri kurang tau sebabnya, maklum, saya juga masih pemula…hehehe… Tapi sebelumnya saya menggunakan mandriva one KDE 2008.1, efek 3D desktop compiz fusion berjalan lancar tanpa harus innstalasi driver graphic card. Di mandriva 0ne 2009, saya mencoba menginstalasi driver Ati catalyst linux 8.10, namun tetep gak jalan compiznya. Mungkin ada yang salah dengan instalasi drivernya? Jika ada pembaca yang lebih advance di mandriva, mohon bantuanya yach… hehehe… saya pengen pake KDE 4 dengan efek 3D dektop compiz fusion, wah pasti keren yaw… Sementara ini kembali ke mandriva one 2008.1, coz 3D desktopnya dah jalan sempurna tanpa harus instalasi driver catalyst. Ini bukan berarti mandriva 2009 lebih buruk.
man-1
Diatas adalah screenshot dari mandriva one 2009 dengan desktop KDE 4 yang menawan setelah diinstal dikomputer saya. Linux susah? Nggak juga, mandriva ini contohnya. Susunan menu yang tidak jauh berbeda dengan windows, tentu tak akan membingungkan bagi yang terbiasa di windows. Mandriva control centernya lebih cantik dibanding yang versi 2008.1. Gadget-nya pun tak kalah dengan vista. File browser dolphin lebih mudah digunakan dibanding konqueror yang digunakan mandriva 2008.1 menurut saya. Mandriva 2009 ini menurut saya lebih enteng dibanding 2008.1 (ato gara2 3D desktopnya gak aktif?) respon dalam buka tutup aplikasi terasa lebih cepat. Tampilan keseluruhan terlihat elegan dan menawan. Berikut screenshot mandriva ketika saya gunakan playback video dengan mplayer…
man-2
Mandriva secara default sudah dapat digunakan untuk memutar file-file multimedia. Namun ada beberapa format video yang tidak dapat diputar, yaitu *.rm, *.3gp dan beberapa lainya. Setelah menginstal Mplayer, hampir semua file video dan musik dapat diputar tanpa masalah. Tampilan skin mplayer juga cukup menarik dan mudah digunakan. Secara umum, mandriva 2009 dapat mencukupi kebutuhan komputasi harian dengan berbagai aplikasi berkualitas didalamnya.
Nah buat para pengguna windows versi petani atau b*jakan, dapat mencoba distro yang memiliki tampilan menarik ini. Tak perlu takut dengan pengoperasianya, mandriva 2009 ini sangat sesuai bagi yang pertama kali menggunakan linux. Pengoperasian, seting dan susunan menunya mudah dipahamai oleh pengguna awam. Selamat mencoba!
Donlodnya dimana mas? Wah saya gak donlod, coz ini dapet bonus dari majalah info linux. Kalo mo donlod mandriva, googling aja…. Pasti dapet!