[newbie] Overclock Geforce 9400GT

Photo-0011

Eagle Geforce 9400GT

Halo Pembaca! Pada posting sebelumnya, eagle geforce 9400GT memiliki spesifikasi clock 550/1375/330Mhz (core/shader/memory). Eagle Geforce 9400GT berkekuatan 16 stream prosesor, 128 bit memory interface, 512MB DDR2 VRAM. Berikut tool yang saya gunakan antara lain, RivaTuner untuk mengoverclock cardnya, bisa download disini. GPU-Z, fungsinya mirip CPU-Z, untuk mengidentifikasi grafis yang kita pakai lengkap dengan sepsifikasi teknis dan clock speednya, download disini.

GPU-Z, 9400GT dalam keadaan standar

Baca lebih lanjut

Welcome GeForce 9400GT!!

Photo-0012

Halo Pembaca!! Setelah sekian lama menggunakan graphic card onboard radeon HD3200, kini beralih ke grafis addon meski pilih yang paling murah Smile with tongue out. Lho kok radeon? kan Tuxlin AMD mania, gak pilih Radeon? Sebenernya saya memang lebih menyukai Radeon, tapi saya pilih geforce karna ‘suatu alasan’ Smile with tongue out. Geforce 9400GT merk Eagle ini harganya cukup murah, 245ribu saja. Sebenernya saya lebih berminat ke 9500GT yang performanya jauh lebih cepat dari 9400GT dengan harga terpaut 50 ribu saja, sayangnya stok pas habis T.T. Sebenernya saya juga ditawari GTS250 cuma 600 ribu!! Sayang saya lagi bokekWilted rose, belum lagi monster lawas GTS250 makan daya yang cukup banyak, harus upgrade PSU jugaSad smile. Alhasil akhirnya saya ambil saja Eagle GeForce 9400GT 512MB DDR2 Smile sesuai kebutuhan dan kantong saya :lol:. Berikut spek nya…

  • G96 Chip, 16 Stream Processor
  • 128 bit memory interface
  • 512 MB DDR2 VRAM
  • 550Mhz Core Clock, 1375Mhz Shader Clock, 330Mhz Memory Clock
  • DirectX 10/SM 4.0

Baca lebih lanjut

AMD sudah menyalip pasar Nvidia

• Nvidia harus membayar mahal karena lambat mengeluarkan Fermi

AMD kali ini mengambil pangsa pasar VGA dari Nvidia, karena ATI mampu mengambil penguna VGA.
ATI lebih dahulu mengeluarkan teknologi VGA dengan Direct X 11, sebelum Nvidia siap. Nvidia juga terlambat mengeluarkan VGA baru mereka dari versi Fermi.
Walaupun Nvidia memiliki jago VGAnya dari GTX 480 dan 470.  Sayangnya VGA mereka lumayan berisik dan panas. Belum lagi dari sisi harga, ATI lebih unggul bagi permintaan pasar dengan VGA murah.
Intel memegang 54.3 %, ATI 24.5%, Nvidia 19.8%. Langkah selanjutnya dari ATI adalah mengejar pasar Intel dikelas chipset IGP.

 

sumber

Baca lebih lanjut

Finally! Sukses Instalasi Driver Ati Catalyst di OpenSUSE 11.2

logo

Halo pembaca! Akhir-akhir ini saya sedang ‘mencoba’ salah satu distro linux besar yang cukup populer dikalangan linuxer, yaitu OpenSUSE 11.2 dengan kode nama ‘Emerald’ yang telah dirilis tahun lalu. Sebelumnya, saya pernah mencoba opensuse versi 11, namun tidak bertahan lama, karena saya gagaal melakukan instalasi driver graphic card yang saya gunakan, Ati Radeon HD3200. Setelah itu saya selalu mencoba linux yang driver Ati telah tersedia seperti distro PCLinuxOS, Mandriva, Ubuntu dll. Menurut beberapa orang di forum berpendapat instalasi driver ati memang lebih sulit daripada instalasi driver GeForce. Sebelumnya, saya juga pernah menginstall driver Ati di ubuntu 8.04 karena memang ubuntu tidak menyertakannya/tidak terdeteksi dengan baik. Instalasi driver ati di ubuntu memang cukup mudah dengan perintah :

#sh ati-driver-installer-xx-xx-xx.run

instalasi berjalan dan selalu sukses! Sementara saya juga pernah gagal melakukan instalasi driver catalyst di mandriva free 2009.1 dengan pesan error yang intinya ada ketidak cocokan antara kernel yang di compile. Bagaimana dengan OpenSUSE 11.2 ini? Sama, gagal dengan pesan error yang ditampilkan sama dengan mandriva.

Awalnya, setelah opensuse 11.2 versi DVD terinstall di komputer, segera saya lakukan instalasi catalyst versi 9.5 melalui mode text (init 3) dengan perintah :

#sh ati-driver-installer-9-5-x86.x86_64.run

Baca lebih lanjut

Duo Laptop Error!

Halo pembaca! Sebagai mahasiswa yang juga memiliki sambilan distributor software bajakan tukang servis, saya memiliki banyak pengalaman lucu bin aneh-aneh. Contohnya ya pada posting kali ini, ada 2 orang mahasiswi dari perguruan tinggi yang cukup terkenal di semarang dan yogyakarta, datang ke rumah saya di daerah boyolali dalam rangka servis laptop yang memiliki perilaku aneh. Btw jauh amat dari semarang sama jogja? Disana gak da tempat servis? Bukan gitu, kedua mahasiswi ini berasal dari kota boyolali, makanya mereka datang ke lab Tuxlin. 2 laptop tersebut bermerk sama, Acer dengan tipe yang berbeda, yang satu acer 4720Z dan yang satunya 4530. Menurut pengakuan pemiliknya, kedua laptop tersebut OS nya berperilaku aneh dan tidak nyaman lagi digunakan. Kemudian saya tanya, “mbak, kayaknya udah parah ini, kalo di instal ulang aja gimana?”, “Oh gitu ya? Gak papa kalo gitu mas, tapi diinstalin windows 7 bisa? Kan keren tuh!”, jawabnya. Waduh, yang beginian nih yang gak bisa nolak, kalo diinstalin Windows 7 Utimate original bisa seharga laptopnya nih, ya udah, dari pada nolak rejeki yah saya instal Windows 7 Ultimate Petani Edition, wkwkwkwk…

DSC00029

4530

Laptop ini memiliki spesifikasi layar 14”, AMD Turion RM74, 1GB DDR2, 250GB HDD, GeForce 9100M, Wifi, Bluetooth, Card reader dan sebagainya. Warna body nya dominan hitam, lumayan keren. Nah laptop ini, OS nya bermasalah pada tombol start nya yang gak muncul dan akan shutdown secepat kilat jika di pencet tombol caps lock. Selain itu, kinerjanya amat lambat, sehingga tidak nyaman digunakan. Setelah saya cek, ternyata didalamnya terinstal aneka macam software eyecandy alias software perubah tampilan yang cukup banyak serta terkesan tidak efektif. Pantas saja lambat, ram cuma tinggal 766MB usable (256-nya dishare ke VGA) diinstal aneka macam software serta item start up-nya seabrek banyaknya. Antivirus yang digunakan adalah smadav, tanpa hadirnya antivirus internasional. Saran saya sie, pake 2 av, 1 lokal dan 1 internasional. Langsung saja aya tancapkan flashdisk kingstone DT120 4GB untuk melakukan instalasi windows 7. kenapa pake flashdisk? Selama ini saya merasa menginstal OS windows 7 melalui flashdisk ini lebih cepat, intalasi hanya memakan waktu 15 menitan saja. Cepat tidaknya sih tergantung spek komputer dan transfer rate flashdisknya. Windows 7 telah terinstal, dan segera saya cek driver apa yang tidak terdeteksi melalui device manager dan ternyata driver chipset dan graphic card tidak terdeteksi. Kok aneh ya? Kalo graphic card Ati udah bisa langsung jalan tuh di resolusi native serta Aero nya sudah langsung jalan. Lha ini GeForce 9100 ini bukanlah chipset baru, tapi kok drivernya gak kedetek. Langsung saja saya ke warnet untuk mendownload driver-driver yang diperlukan. Setelah semua driver terinstall, performa Turion+Geforce baru terlihat taringnya. Langsung saja, antivirus andalan saya, NOD32 v4 bertindak sebagai panglima pasukan untuk pembersihan etnis virus serta dibantu kapten smadav dan pcmav, hasilnya? Aneka ras virus dari etnis trojan dan sality berhasil dibasmi dan dimusnahkan dari muka laptop 4530 tersebut (halah lebay!). Setelah semua virus berhasil diatasi, saya segera menginstall software-software yang dibutuhkan pemilik laptop tersebut. Satu laptop error berhasil diselesaikan.

Baca lebih lanjut

Foto-foto Apkom 2010 Jogja

Halo pembaca! Walau sudah agak basi, namun lebih baik dari pada tidak di posting sama sekali. Pada tanggal 30 januari hingga 3 februari 2010, diadakan pameran komputer APKOM 2010 di jogja, tepatnya di gedung JEC aka Jogja Expo Center. Kebetulan saat itu rekan babeh minta dicarikan modem CDMA Venus dan kebetulan juga beberapa hari sebelum pameran diadakan, flashdisk Kingston 4GB pemberian sang kekasih wafat aka RIP selamanya… Flashdisk tersebut cukup berarti bagi saya, telah berhasil membantu menginstall OS windows maupun linux di puluhan netbook, kini telah RIP… Saya memutuskan untuk segera membeli sebuah flashdisk untuk menggantikan flashdisk yang telah RIP tersebut. Pada hari minggu, 31 Januari, saya ditemani adik saya meluncur ke jogja untuk membeli flashdisk, modem venus serta survei harga dan tak lupa mengambil beberapa gambar menggunakan SE K510 untuk di posting di blog ini. Berikut hasil potret K510 di APKOM 2010…

DSC00023Hari minggu, rame banget! Mo parkir aja susah…

DSC00024 

Aneka memory DDR2 maupun DDR3. Kini harga DDR3 sudah seimbang dengan DDR2.

Baca lebih lanjut

4 Jam Bersama Athlon II X2 240!!

Halo pembaca!! Sebelumnya saya pernah memposting artikel Salah Pasang Kabel Power Mobo, Komputer Gak Nyala, nah yang punya komputer di artikel tersebut kembali berkunjung ke markas Tuxlin untuk menginstal  Windows 7 RTM. Kesempatan nih buat utak-atik Athlon II X2 ‘Regor’,hehehehe… Langsung saja saya instalasikan Windows 7 RTM+jamu menggunakan mode AHCI, instalasi ngebut neh cuma sekitar 25 menitan! Ternyata bener mode AHCI emang lebih kenceng daripada native IDE. Kebetulan Athlon II X2 ini dipasangkan dengan chipset Nvidia GeForce 8200, jadi gak masalah AHCI-nya. Instalasi selesai and all things is allright! Yakin selesai?? Belum sie, yang punya kompi pengen diinstalin software-software lain kek photoshop, office dkk. Karena waktu mepet, akhirnya saya kopikan saja master software-software bajakan versi petani tersebut di hardisknya, alasanya, “Install sendiri bro, sekalian belajar, kan kita mhasiswa komputer install software harus bisa dong!”. Wkwkwkwkwk… dia mengangguk-angguk tanda setuju, langsung saja penyiksaan prosesor Athlon II X2 aka ‘Regor’ ini dilaksanakan!

default

Gambar diatas adalah screenshot default dari Athlon II X2. Eh gak sepenuhnya default ding, coz sebelumnya saya cek di bios, Vcore defaultnya sekitar 1,408V!!! Gile prosesor berteknologi dual-core 45nm dengan kecepatan default masak vcore nya tinggi bener? Pantesan panas!! Brisbane 4400+ punya saya aja Vcore default cuma 1,25V, motherboardnya yang salah kali ya? Langsung deh Vcore X2 240 ini saya turunkan ke 1,25V, sama dengan prosesor yang saya pakai, kemungkinan besar diturunkan lagi masih bisa. Urusan vcore udah beres, langsung hajar!!! Athlon II X2 240 ini memiliki kecepatan default 2,8Ghz, HT 3,2Ghz DDR, Dibanding pendahulunya, X2 240 ini sudah memiliki dukungan instruksi SSE4A, L2 cache 2x lebih besar, soket AM3 serta HT 3.0, tentu saja secara clock-toclock lebih unggul dibanding pendahulunya (Athlon X2).  Clock nya saya naikan 10Mhz dulu sebagai percobaan… jadinya seperti screenshot dibawah ini.

296

Di clock 2,94Ghz ini saya test menggunakan prime95 selama 30 menit, lulus. Suhu idle sekitar 35-36C, suhu full load sekitar 42-43C, lumayanlah cukup dingin. Kebetulan Athlon II X2 ini menggunakan stepping C2, konon katanya potensi overclocknya lebih tinggi dari stepping awal serta suhu yang lebih dingin. Setelah melakukan berbagai tes kestabilan, saya memutuskan untuk menaikan clockspeednya lagi menjadi 3,22Ghz, berikut screenshotnya.

322

Enteng nie prosie buat tarik-tarikan, biasa pegang X2 brisbane sama X2 Kuma sie, jadi agak kaget pegang prosesor X2 240 ini. Di clockspeed 3,22Ghz, saya tes kestabilan menggunakan prime95 selama 30 menit, lulus, super pi 1M sekitar 27 detik lah, screen shot super pi kelupaan, jadi gak bisa saya tampilkan disini. Suhu di clock 3,22Ghz ini saat idle sekitar 36-38C dan suhu full load sekitar 44-45C, cukup dingin. Karena wktu mepet, coz yang punya ada kepentingan, penyiksaan berakhir.

KESIMPULAN

Secara umum, prosesor ini kinerjanya lebih baik dibanding pendahulunya, X2 brisbane. Suhu kerja prosesor ini relatif dingin. Prosesor ini menyimpan potensi overclock yang cukup baik, setidaknya mampu mengimbangi kubu biru dengan pentium dual-core 5000 series. Perkiraan saya, dengan pendingin standar, prosesor ini mampu dioverclock ke 3,5-3,6Ghz dengan sedikit menaikan Vcore. Setelah saya cermati, heatsink bawaan prosesor Athlon II ini lebih kecil dari pendahulunya, saya bandingkan sengan heatsink prosesor Athlon X2 4400+ milik saya. Satu lagi, sebenernya saya bermaksud membandingkan prosesor ini dengan prosesor yang saya pake secara clock-to-clock, tapi waktu tidak mencukupi, ngalah deh. Sampai disini dulu postingnya, see U!

Perjuanganku Buat Windows XP Pensiun!

windowsxp_09911

Halo pembaca! Akhir-akhir ini banyak teman saya yang menggunakan windows vista/windows 7 dan tidak lagi menggunakan XP. Sedangkan komputer saya terinstall 4 os, Windows XP, windows 7, mandriva 2009.1 spring dan PCLinux OS 2009. Windows XP mendapat jatah partisi 20GB, windows 7 14GB (Sesak euy!), Mandriva 2009.1 6GB dan PCLinuxOS 9GB. Partisinya kecil2 coz hardisku cuma 160GB. Dari 4 os tadi ada 2 os windows, XP dan 7. Saya lebih menyukai windows 7 dibandingkan XP, selain itu, saya kurang maksimal dalam menggunakan windows 7, karena cuma kebagian 14GB. XP yang jarang saya gunakan malah dapet jatah 20GB. Akhirnya saya memutuskan untuk menggabungkan jatah partisi XP dan windows 7 untuk kemudian saya install windows.

Hal yang pertama saya lakukan adalah membakar iso image dari windows 7, karena DVD windows 7 saya hilang entah kemana. Urusan bakar-membakar cd/dvd saya percayakan pada jagoan saya dari linux, K3B. Saya pilih K3B karena hasil bakar-nya bagus, cepat dan sangat jarang sekali terjadi error. Namun apes pun tak dapat ditolak, entah kenapa K3B tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik. Akhirnya saya beralih ke windows 7 saya dan saya bakar iso image windows 7 menggunakan software bawaan microsoft. Hasilnya? Sukses sih, tapi lama banget bakarnya, hasil bakaran-nya lumayan, walau agak lama proses reading DVD-nya. Selesai burning DVD installer langsung saja saya masukin DVD ke DVD drive untuk melakukan ritual sesembahan install ulang. Booting melalui DVD sukses dan masuk ke menu partisi untuk menggabungkan partisi jatahnya XP dan windows 7. Penggabungkan tidak berjalan mulus, kedua partisi tersebut tidak mau digabung, yang muncul malah ‘unused space’ dan itu tidak dapat digunakan. Waduh kalo sudah begini mo pake software apa lagi buat nyatuin 2 partisi tadi, kan windows xp dan windows 7 nya dah diformat dengan mulus.

Setelah berpikir sejenak, langsung saja dapet wangsit ide untuk menggunakan live dvd linux! Langsung saja saya masukan dvd pclinuxos 2009 dan selanjutnya booting deh. Pclinuxnya tiba-tiba juga ikut mogok n gak mau booting lewat dvd, padahal dulu bisa! Terpaksa saya panggil nenek moyang pclinuxos, mandriva! Dvd mandriva langsung saya gunakan untuk live dvd… ups, saya baru ingat, dvd mandriva tidak dapat digunakan untuk live dvd ternyata! Waduh, makin pusing nih… mo instal uang aja susah amat. Kembali saya harus memutar otak untuk menggabungkan 2 partisi tadi. Akhirnya saya menggunakan jalan terakhir, apa? Memanfaatkan wizard instalasi mandriva linux untuk mengutak-atik partisi menggunakan diskdrake, SUKSES!!

Masuk ke langkah berikutnya, instalasi windows 7 ultimate bajakan petani edition! Iseng2 sata mode nya saya ubah dari native IDE ke AHCI, kata teman saya, AHCI lebih cepet! Setelah urusan AHCI selesai, langsung boot lewat dvd windows 7. Booting berjalan lancar, pembagian partisi juga lancar dan instalasi dimulai! *30 menit kemudian* kok masih 0% yah proses instalasinya? Perasaan kemarin temen saya menggunakan mode AHCI, instalasi cuma 30 menit, lha ini kok malah belum apa2? Saya segera utak atik stingan SATA mode di bios, barangkali ada setingan yang salah, hasilnya?? Tetep aja 0% saat instalasi. Saya putuskan untuk bertanya pada dukun google soal AHCI ini. Jawabanya? Kebanyakan hasil yang ditemukan google, bahwa kinerja AHCI dibeberapa chipset AMD bermasalah. Sebagai pengguna chipset AMD780G+SB700 harus menerima dengan lapang dada kenyataan ini. Temen saya yang pake AHCI ternyata menggunakan Chipset nforce 560 dan GeForce 8200, pantesan AHCI-nya ngebut!! Akhirnya instalasi berhasil dilaksanakan menggunakan konfigurasi ‘native IDE’. *35menit kemudian* akhirnya tampilan desktop windows 7 menyambut! Langkah selanjutnya adalah melakukan cracking legalisasi paksa windows 7 ultimate 32bit dan hasilnya manteb, ini dia screenshotnya….

desktopNie tampilan desktopnya, sedikit sentuhan biar tambah canik…

oemactivatedGenuine neh? hehehehehe…

Instalasi windows 7 sebelumnya, saya menggunakan crack jamu yang saya dapet dari indowebster.com, namanya ‘timer nuke’. Kalo pake timer nuke ini, activasinya gak beres, malah kalo digunain buat online jadi keluar deh watermark-nya. Akhirnya saya jalan-jalan lagi ke indowebster, eh dapet dah ‘jamu’ yang lebih cespleng dari timer nuke, selain status jadi activated, windows 7 ultimate petani edition ini juga bisa update loh… nie screenshotnya.

Untitled-1

Finally! Windows 7 resmi terinstall di komputer dan sepenuhnya menggantikan tugas windows XP sebagai partner berjuang menghadapi tugas-tugas kuliah yang makin menggila! Setelah perjuangan panjang, akhirnya sukses terinstal… Selain windows 7, ada dua OS lagi, mandriva 2009.1 Gnome dan PCLinuxOS 2009.2, dua-duanya gak kalah mantepnya sama windows 7. Okeh, sampe disini dulu posting kali ini, see u next time!



[FOTO]Monster RADEON HD 5970!

Setelah merilis Rv870 sekaligus menyabet gelar single GPU tercepat, Kini muncul monster baru Radeon HD 5970! Menurut kabar, HD 5970 ini merupakan versi dual-gpu dari HD 5870 yang telah diluncurkan. Kemunculan GPU monster ini bakal menyabet gelar The Fastest GPU on Earth, setidaknya sampai Nvidia merespon dengan GT300 (Fermi) nya. Berikut gamabr monster berkepala dua dari AMD.

radeon HD 5970radeon HD 5970 01Dibalut warna dominan hitam, terkesan garang.

radeon HD 5970radeon HD 5970 03Bagian belakang radeon HD5970

Radeon_HD5970_05Ketika terpasang di sistem. Radeon HD5970 ini sangat panjang dan besar ternyata, perkiraan panjangnya mencapai 30-35cm

Radeon HD 5800 X2 and Radeon HD 5900 2Tuh betulkan perkiraan saya, panjangnya sekitar 30cm, hehehehe…

Radeon HD 5800 X2 and Radeon HD 5900 4nie screenshot GPU-Z nya.

HD5970 ini memang monster yang besar, panjang dan rakus, diperkirakan konsumsi dayanya mencapai 300W! Maklum saja, card ini di bekali tambahan power 1x6pin dan 1x8pin power. Suhu kerjanya?? Menurut perkiraan saya, card ini cukup panas, lihat saja design reference nya cuma dibekali sebuah kipas model turbin. Harganya?? wah sudah pasti seharga laptop mainstream, $600 maybe? AMD/ATI masih diatas angin soalnya, jadi kemungkinan harganya cukup tinggi. Sementara pesaingnya, Nvidia, akan menjawabnya dengan GT300 a.k.a fermi yang katanya bakal lebih advance untuk urusan GPGPU. Just wait n see….

[BENCHMARK] Revenge Of Radeon HD5870

Halo Pembaca! Persaingan di pasara graphic card berjalan dengan sangat cepat dan ketat, betapa tidak? Pertarungan RV770 (HD4800 series) bersaing dengan generasi geforce GT200 cukup seru, diiringi dengan penurunan harga yang cukup signifikan. Persaingan ini sebenarnya menguntungkan konsumen, betul? Setelah peluncuran Geforce GTX295 membuat nvidia menjadi prousen graphic card tercepat. Tidak berhenti sampai disitu, AMD/ATI menjawabnya dengan RV870, yaitu Radeon HD5870, card pertama yang mendukung DirectX 11. Bagaimana performanya? Simak artikel berikut, saya ambil dari anandtech.com.

radeon hd5870

Awalnya, card ini diluncurkan untuk melibas line up tertinggi Geforce, GTX295. Harga awal card ini sekitas $379 dan hingga artikel ini dibuat, card ini belum masuk pasar indonesia. Selain HD5870, masih ada satu lagi yang menggunakan chip ‘Cypress’, yaitu HD5850 yang ditujukan untuk bersaing dengan GTX285. Tampaknya, AMD sedikit merubah strategi dengan meluncurkan card high end terlebih dahulu, berbeda dengan jaman 4800 series, AMD meluncurkan seri mainstream terlebih dahulu. Menurut roadmap AMD, setelah ‘Cypress ini, akan meluncur Hemlock (multi GPU), disusul ‘Juniper’ dikelas mainstream serta ‘redwood’ dan ‘cedar’ dikelas low end. Berikut screen shotnya…

CypressSRedwood0

AMD telah merilis card HD5870 yang merupakan keluarga dari AMD Evergreen yang menggunakan chip bercodename ‘Cypress’. Card ini diproduksi dengan proses fabrikasi 40nm, sama seperti pendahulunya, HD4770. Penggunaan teknologo 40nm memungkinkan penambahan trensistor sekaligus penurunan suhu dan konsumsi daya. Selain itu, card generasi baru ini mendukung fitur-fitur terbaru, sebut saja Ati Eyefinity, DirectX11 serta peningkatan image quality. Berikut spesifikasi lengkap ‘Cypress’ HD5870.

spesifikasi

Dari tabel diatas, bisa kita tahu bahwa card radeon HD5870 mengalami peningkatan jumlah stream prosesor hingga 2x lipat dari generasi sebelumnya. RV770 hanya dibekali 800 stream prosesor saja, kini penerusnya dibeali hingga 1600 stream prosesor! Sementara pesaingnya tidak menggunakan stream prosesor sebanyak ini, tapi kenapa performanya bisa bersaing? Mengenai hal ini, ada seseorang yang pernah mengatakan di forum, bahwa 5 stream prosesor radeon setara dengan 1 stream prosesor nvidia, betulkah? Saya kurang tahu. Setahu saya, perbedaan jumlah stream prosesor ini dikarenakan perbedaan arsitektur yang digunakan antara radeon dan geforce. Stream prosesor radeon terdiri dari 4SPU+1SFU, sehingga sering dikatakan 1SP geforce=5SP radeon. Back to topic, peningkatan tidak hanya di stream prosesor saja, tapi juga di texture unit (TMU) dan ROPs, masing2 meningkat hingga 2x lipat. Jumlah transistornya pun juga meningkat hingga 2x lipat. Berikut diagram arsitektur dari RV870 a.k.a HD5870.

CypressL

Secara umum, arsitektur yang digunakan masih mirip dengan arsitektur yang digunakan pendahulunya, RV770. Perbedaan yang jelas terlihat adalah jumlah stream prosesor, TMU, ROPs serta transistor, yang mana RV870 ini meningkat 2x lipat dari pada RV770. Jika dibandingkan, cara kerja arsitektur RV770 dan RV870 masih sama, berikut perbandinganya.

rv870sim

Bagaimana dengan konsumsi daya? Menurut klaim AMD, HD5870 ini hanya mengkonsumsi daya sekitar 28W saat idle, saat full load ya sudah pasti cukup besar. Radeon HD5870 ini dilengkapi dengan 2×6 pin power tambahan.

pciepowe

Performa

Salah satu hal yang paling ditunggu-tunggu, PERFORMA! Berikut hasil benchmark yang telah dilakukan oleh anandtech.com dengan platfrm test sebagai berikut.

test

crysis warheadDi game crysis warhead ini, terlihat bahwa performa HD5870 mampu melibas seluruh single card peserta review ini, namun masih belum bisa mengungguli GTX295.

battleforgeHD5870 kembali mengungguli semua single card, namun tidak untuk multi GPU seperti HD4870X2 dan GTX295.

batmanMasih sama, belum mengungguli muti GPU.

dawn of warDigame ini, HD5870 memimpin. Di paling bawah, 3870 tampak ngos-ngosan…

farcry2Performanya bersaing ketat dengan GTX295, sementara HD4870 X2 memimpin di game yang cukup tua ini.

hawxHD5870 menunjukan superioritasnya dibanding single card lain, namun kembali kalah oleh multi GPU.

left 4 deadDi game keluaran valve ini, HD5870 memimpin.

world of warcraftHD5870 kembali bersaing ketat dengan multi GPU HD4870 X2 dan GTX295.

resident evil5HD4870 X2 memimpin di game ini, diikuti GTX295 dan HD5870.

KONSUMSI DAYA

idleKonsumsi daya saat idle hanya setara HD3870.

loadKonsumsi daya full load diukur mengggunkan OCCT, terlihat bahwa konsumsi daya HD5870 cukup besar.

load gameKonsumsi daya saat digunakan untuk gaming tidak sebesar saat menjalani test OCCT.

NOISE

Noise atau kebisingan merupakan salah satu poin penting bagi beberapa orang, siapa sih yang mau terganggu suara kipas??

idle noiseTingkat kebisingan HD5870 saat idle setara dengan card-card lain.

load noiseDengan reference design dari AMD, HD5870 ternyata cukup berisik, setara GTX285SLI. semoga segera muncul Vapor-X nya…

Suhu

Suhu merupakan poin penting dalam graphic card. Saat awal kemunculan HD4850, cukup tenang tapi ternyata design single slotnya tidak mampu menahan psnasnya. Bagaimana dengan HD5870 ini??

idle tempSaat idle, suhu yang dihasilkan termasuk normal alias suhu rata-rata graphic card deh.

load tempSuhu yang dihasilkan saat full load, HD5870 ini termasuk normal untuk kalangan graphic card keluaran AMD, geforce terlihat lebih dingin (kecuali 8800GT).

KESIMPULAN

Graphic card terbaru AMD ini ternyata cukup tangguh performanya. Menurut anandtech, HD5870 ini lebih baik daripada GTX295 maupun HD4870 X2 dengan mempertimbangakan harga dan performa. Harga awal HD5870 ini sekitar $379, biasanya harga dipasar indonesia lebih mahal,hehehehehe… Menurut saya, card ini cocok untuk mmnuhi kebutuhan gamer kelas enthusiast yang ingin memainkan aneka macam game terbaru denga resolusi tinggi. Card ini sebenarnya ditujukan untuk melibas GTX295, namun HD5870 hanya bisa mengimbanginya, namun harga HD5870 lebih murah dibanding GTX295. Sedangkan HD5850 nantinya ditujukan untuk menyaingi GTX285. Sampai disini dulu posting kali ini, see u next time!