OpenSuse 12.1 Tampang Khas Si Bunglon

snapshot1

Halo Pembaca! Distro berlogo bunglon ini telah merilis versi 12.1 pada tanggal 16 November lalu. Wah saya termasuk telat nih, hehehehe… Langsung saja saya download distro ini disini, saya pilih yang LiveCD KDE4,hehehehe Mau download yang versi DVD gak kuat gara-gara koneksi, ada juga sih yang versi Gnome, namun saya tidak begitu suka dengan Gnome 3. Akhirnya saya putuskan untuk download yang versi KDE4 saja Smile. Setelah download selesai, langsung saya bikin LiveUSB nya dan saya install di netbook.

System Requirements

  • Prosesor Pentium III 500Mhz (direkomendasikan Pentium 4/ AMD Athlon 2,4GHz)
  • Memory 768 MB (direkomendasi 1GB)
  • HDD 3GB
  • DVD/USB untuk instalasi

Baca lebih lanjut

[REVIEW] BlankOn 7.0 Pattimura

desktop

Halo pembaca!! sebenernya sudah cukup lama saya pakai distro ini, bahkan sebelum saya pake dan download Mandriva 2011 :). Saya download distro BlankOn 7.0 di sini. Sebelumnya, saya pernah menggunakan distro ini, kalo tidak salah versi 3.0 Lontara, setelah itu saya malah tidak mengikuti rilis distro ini, eh sekarang sudah nyampe versi 7.0 :). Setelah selesai download, saya langsung menginstallnya di Netbook. Sialnya, belum sempat saya review malah udah saya ganti dengan Mandriva 2011 :D. Akhirnya saya jalankan saja via LiveUSB BlankOn 7.0 di PC.

System Requirement

  • Kebutuhan prosesor minimum: 500 MHz
  • Kebutuhan RAM minimum: 256 MB
  • Arsitektur: i386/32 dan AMD64
  • HDD 5GB
  • Mouse, Keyboard

Baca lebih lanjut

Garuda OS, Distro Lokal Dengan Software Lengkap!

desktop

Tampilan Desktop Garuda OS

Halo pembaca! Jujur saja saya bingung ingin memposting artikel ini atau tidak, pasalnya udah telat, hahahaha OS ini diluncurkan tanggal 20 Mei 2011 Smile with tongue out. Meski artikelnya telat menggung muncul, penulisnya gak begitu telat kok dapetin OS ini, ahihihi Sarcastic smile. Awal juni, saya baru tau kalo ada OS Linux buatan lokal yang bernama Garuda. Garuda OS memiliki semboyan “Go legal! Go local! Go Liberty!” ini dirilis untuk menyongsong hari kebangkitan nasional sekaligus membangkitkan IT lokal agar terbebas dari penjajahan software bajakan dan virus-virus yang merajalela. Garuda OS adalah OS berbasis linux yang merupakan turunan dari PCLinuxOS, tentu saja GarudaOS juga mewarisi sifat out-of-the-box nya PCLinuxOS Smile. Garuda OS datang dengan media DVD berukuran sekitar 3,8GB, saya download Garuda OS DI SINI.

User Interface

desktop1

3D Desktop Compiz-Fusion

Baca lebih lanjut

Review Ubuntu 10.10 (Maverick Meerkat)

venomHalo Pembaca!!! Setelah beberapa hari yang lalu mendapat kiriman dari ShipIt, langsung saja saya bikin installer USB untuk saya instal di netbook. Awalnya saya bikin pake Unetbootin, tapi ternyata gak bisa dan akhirnya saya pake tool bawaan Ubuntu :). Langsung saja USB Installer saya boot dan install di netbook dengan spek Atom N280, 1GB DDR2, 160GB HDD. Instalasi berjalan cukup cepat dan smooth, jika dibandingkan dengan Ubuntu 9.10 (Saya terakhir pake 9.10), masih cepet yang 9.10 instalasinya :).

Tampang GUI

GUI ubuntu 10.10 ini menggunakan theme bernama ‘Ambiance’ yang menurut saya jauh lebih elegan dibanding theme yang dipake Ubuntu 9.10 ‘Human’. Icon-icon yang digunakan dalam theme ‘Ambiance’ juga cukup elegan, dan yang paling saya suka adalah bentuk font nya :) font yang dipake bernama Ubuntu, sesuai dengan nama distronya. Tampilan desktop gnome yang sederhana dipadu theme Ambiance yang elegan ;).

cube

Shipit Ubuntu 10.10 Datang!!

Halo Pembaca! Lama gak posting n gak ngurusin blog nih… Kalo dulu sibuk kuliah, kini terganggu akibat erupsi gunung merapi. Abu vulkanik sampai di tempat tinggal saya, heheheehehe… :(. Awal oktober lalu, saya mendaftarkan akun baru di shipit ubuntu atas nama bapak saya, coz jatah pengiriman CD ubuntu akun saya habis, jadi gak bisa pesen lagi. Tanggal 8 november, pak pos mengantarkan pesanan saya :). 2 cd installer Ubuntu 10.10 dan Kubuntu 10.10. Distro ubuntu 10.10 yang berjuluk ‘Maverick Meerkat’ ini merupakan rilis terbaru dari distribusi ubuntu yang menggunakan linux kernel 2.6.35-22 serta menggunakan desktop environment Gnome (Ubuntu) dan KDE (Kubuntu).

Bungkus Shipit nya nih :)

CD installer Ubuntu dan Kubuntu

Agak lama nih gak pake ubuntu, sejak karmic koala :), generasi lucid lynx saya skip, pake linux mint 9 isadora :), masih sodara lah sama ubuntu. ShipIt? Sebenernya sejak ubuntu 8.04 Hardy Heron, saya gak pernah pesen dari shipit *iyalah, jatah dah abis, tapi saya download langsung ke situsnya atau ke mirror lokal seperti kambing dan ugm. Kini pake ShipIt lagi :mrgreen:, sampai disini dulu posting kali ini. review Ubuntunya menyusul :).

Windows, MacOS n Linux, Mana Yang Terbaik??

OS

Halo Pembaca! Pada posting kali ini, saya tidak bermaksud membandingkan antar sistem operasi, namun saya hanya mencoba menyalurkan opini saya mengenai 3 OS ini. Di dunia consumer, sistem operasi di dominasi oleh 3 OS utama, Windows, MacOS dan Linux. Windows memiliki prosentase jumlah pengguna yang paling besar, sekitar 90% dari pengguna umum/consumer menggunakan keluarga windows, disusul MacOS dengan 8% dan sisanya Linux, Solaris, dll. Saya sendiri adalah pengguna windows bajakan dan linux. Mana yang paling baik diantara 3 OS ini? Terlalu sulit bagi saya untuk menilai, namun bagi saya, yang mencukupi kebutuhan dan nyaman digunakan, itulah yang terbaik. Masing-masing pengguna memiliki alasan untuk menyukai/fanatik dengan salah satu OS, saya pun demikian.

Baca lebih lanjut

PCLinuxOS 2009.2, Distro Siap Pakai!

Halo Pembaca! Sebenarnya saya sudah lama menggunakan distro PCLinuxOS 2009.2 (PCLOS), namun karena saya sok sibuk akhir-akhir ini, saya gak sempat bikin ulasan soal distro ini. Sebelumnya saya pernah memposting artikel mengenai distro PCLOS versi sebelumnya di blog ini. Jujur saja, saya suka menggunakan distro ini, coz masih keturunan dari distro favorit saya, Mandriva,hehehehe… Bedanya PCLOS 2009.2 sama yang versi 2009.1 apa gan? Hampir gak ada sih, kernel yang digunakan masih sama, yaitu versi 2.6.26.8 tex3. Menurut informasi yang saya dapat, PCLOS 2009.2 ini merupakan ‘maintenance release’ yang berisi bugfix untuk meningkatkan stabilitas. Berikut hasil inspeksi saya tentang distro ini.

GUI

Untuk urusan GUI, PCLOS 2009.2 ini termasuk keren, theme baru yang digunakan ‘blue carres’ cukup menawan. Satu hal yang saya suka dari PCLOS, yaitu driver graphic card proprietary yang telah disertakan, sehingga mampu menghasilkan animasi dan tampilan grafik yang halus. Seperti versi sebelumnya, Distro PCLOS ini telah menyertakan paket compiz-fusion, paket ini lah yang kadang bikin pengguna ‘Jendela’ iri,hehehehe… Betapa tidak, efek compiz-fusion yang keren serta kebutuhan resource yang rendah. Saya pernah mencoba menjalankan efek compiz-fusion di laptop yang menggunakan graphic card onboard sisi mirage 3, compiz berjalan mulus tanpa tersendat-sendat, padahal mirage 3 termasuk graphic onboard yang payah, bahkan masih kalah dengan GMA milik intel. Weh kok ngelantur, back to topic, berikut screnshot desktop PCLOS 2009.2…

Baca lebih lanjut

Ubah Tampilan Linux Gnome Jadi Macintosh!

Halo Pembaca!! Popularitas macintosh memang sudah menggema dimana-mana, termasuk di indonesia. Meski begitu, Pengguna OS buatan Apple di indonesia memang terbilang sedikit dan harganya mahal bagi sebagian besar orang indonesia. Apa sih istimewanya OS ini? Orang bilang istimewanya pada fitur-fitur yang diberikan dan tentu saja TAMPILAN alias user interface-nya. Banyak yang kepincut dengan tampilan OS buatan Apple ini. Jika di posting kemarin saya membahas OS windows xp yang dirubah tampilanya menjadi mirip macintosh, kini giliran OS Linux yang diubah tampilanya menjadi mirip Macintosh. OS yang saya gunakan pada pembahasan ini adalah distro favorit saya, Mandriva 2009.1 Gnome. Anda menggunakan distro lain?? Tenang, tetep bisa dipraktekan pada distro lain, khususnya yang menggunakan desktop Gnome.

Download Theme&Icon Macintosh

Langkah pertama, download dulu theme mirip macintosh di gnome-look.org, nama themenya mac4lin untuk yang mirip macintosh leopard dan aqua untuk macintosh tiger. Sedangkan iconya dapat menggunakan mac4lin icon. Sydah tau cara instalasi theme?? berikut panduan singkatnya, klik kanan di desktop>klik change desktop background>geser ke tab theme>klik install, arahkan ke direktori tempat anda menyimpan file-file theme dan icon.

Untuk menginstal icon baru, lakukan langkah yang sama seperti menginstall theme. Jika ingin lebih mirip lagi, silahkan download font, bootsplash dan login window macintosh di gnome-look.org, dalam posting kali ini saya tidak mengganti settingan font, bootsplash dan login window yang digunakan.

Baca lebih lanjut

Mandriva One 2010, Mantap!!

bootmdv

Halo pembaca! Akhir-akhir ini cukup sibuk, jadi gak sempat posting ke blog ini. Di sela-sela kesibukan saya, markas Tuxlin kedatangan 2 installer distro besar linux, mandriva one 2010 dan Ubuntu 9.10 ‘Karmic Koala’. Pada posting kali ini, saya akan mencoba membeberkan hasil instalasi mandriva one 2010. Mandriva adalah distro favorit saya, kenapa? Meski bukan distro pertama yang saya gunakan, tapi distro inilah yang ‘membekas dihati’(halah!). Saya memang lebih menyukai distro yang berbasis mandriva dan keturunanya, termasuk PCLinuxOS, karena mereka aliran distro yang ramah pada newbie yang gak punya koneksi internet memadai, seperti saya,hehehehe.. okeh langsung saja screenshot mandriva one 2010 kde4..

Gnome 2.28 Desktop

Gnome 2.28 Desktop

mdv2010

KDE4 Desktop

User Interface

Mandriva one 2010 ini memiliki user interface a.k.a tampilan yang ciamik, lebih bagus dibanding yang versi 2009.1 menurut saya. Wallpapernya minimalis namun cantik dengan warna dominan biru, menggunakan artwork baru dan theme bari ‘la ora metal’. Sejak versi 2009.0 sampai versi 2010 ini, saya kurang suka dengan bentuk taskbar mandriva, aneh menurut saya,hehehehe… Biasanya, mandriva one sudah lengkap dengan driver proprietary dan 3d desktop compiz-fusion yang siap dijalankan. Sayangnya sejak versi 2009.1, mandriva one KDE tidak lagi membawa compiz fusion sebagai package default-nya. Bagi user yang menginginkan efek 3d desktop harus menginstal paket compiz-fusion terlebih dahulu. Lain lagi dengan mandriva one 2010 gnome, 3d desktop compiz fusion dapat langsung dijalankan melalui live cd juka graphic card telah mendukung.

Paket Software

Software yang dibawa manriva 2010 antara lain openoffice.org 3.1.1, firefox 3.5.3, GIMP 2.6.7 dan lain-lain. Kernel yang digunakan mandriva 2010 ini adalah kernel 2.6.31 dan menggunakan EXT4 sebagai default filesystem. Mandriva 2010 menggunakan desktop KDE versi 4.3 dan Gnome 2.28 dan telah mendukung moblin (mobile linux). Berikut beberapa screenshotnya paket terbarunya.

Firefox

Firefoc 3.5.3

mdv2012

OpenOffice.org 3.1.1

Performa

Performa mandriva 2010 ini sangat baik dan cepat. Waktu booyngnya saja hanya sekitar 15detik untuk KDE4 dan 10 detik untuk versi Gnome. Shutdown pun juga secepat kilat, hany memerlukan waktu kurang dari 10 detik!! Tampaknya pengembang mandriva telah bekerja keras memperbaiki performa. File system yang digunakan distro ini secara default adalah EXT4 yang konon jauh lebih cepat dari EXT3, namu ada beberapa orang yang mengatakan bahwa EXT4 belum bisa mengalahkan EXT3 dalam hal kestabilan.

Usability

Semua linuxer telah mengetahui bahwa mandriva ini sangat user frendly alias mudah digunakan oleh pemula sekalipun. Saya sendiri telah membuktikan ketika pertama kali menggunakan distro ini, mudah dipahami. Distro ini cocok bagi pengguna yang baru saja migrasi dari windows. Secara default, distro mandriva telah dilengkapi codec-codec multimedia, sehingga langsung dapat memainkan file-file multimedia. Pada mandriva one 2010 Gnome, tidak dapat langsung memutar file-file multimedia, kenapa yah? Padahal biasanya distro ini sudah lbisa langsung pakai, hal ini tidak terjadi pade mandriva one 2010 kde.

Kesimpulan

Secara umum, distro ini mengalami peningkatan performa serta memiliki tampilan yang lebih cantik dari mandriva versi sebelumnya. Mandriva one kde menawarkan keindahan desktop dengan widget-widgetnya, sedangkan mandriva one gnome menawarkan kesederhanaan tampilan serta lebih enteng dibanding versi kde. Distro ini sangat cocok digunakan oleh user pemula (termasuk saya) yang menginginkan distro yang ‘langsung pakai’. Sampai disini dulu posting kali ini, see u next time!!

Distro Linux Lokal Perlu Dukungan Vendor Komputer

Tidak terdeksinya perangkat keras kadang menjadi masalah bagi penggunaan open source. Padahal tidak mudah untuk membuat sebuah distro Linux yang lengkap mendeteksi perangkat keras.

Seperti versi teranyar dari Distro Nusantara yang dirilis dengan nama IGN 2009 ini. Open source besutan Pusat Penelitian Informatika (P2I) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini pun diklaim mampu mendeteksi 90 persen perangkat keras yang ada saat ini.

Diakui oleh Nana Suryana, peneliti sekaligus salah seorang tim pengembang utama IGN 2009 saat berbincang dengan detikINET, timnya berani mengklaim 90 persen mendeteksi perangkat keras setelah melakukan pengujian.

“Kita lakukan pengujian terlebih dulu sebelum dirilis resmi,” ujarnya di sela-sela Seminar Nasional Tentang Open Source Software di Ballroom Hotel Jayakarta, Sabtu (7/11/2009).

Pun demikian, Nana juga mengaku saat ini pihaknya kekurangan perangkat untuk melakukan pengujian. Untuk versi terbarunya, tim pengembang hanya melakukan pengujian di sekitar 10 perangkat keras yang dimilikinya.

“Kita tidak punya perangkat yang cukup. Sehingga kita tidak bisa melakukan test bad yang cukup. Kita cukup kekurangan melakukan pengujiannya. Kita baru uji disekitar 10 perangkat yang kita miliki,” ungkapnya.

Nana berharap ada vendor perangkat keras ataupun vendor notebook dan netbook yang mau bekerjasama dengan pihaknya. Jika ada kerjasama maka pihaknya bisa menyempurnakan Distro Nusantara.

“Deteksi hardware biasanya menjadi persoalan bagi user. Dengan kita lengkapi kemampuan distro ini untuk mendeteksi perangkat keras, maka user semakin mudah untuk menggunakannya,” harapnya.

Proses pengembangan IGN 2009 sendiri memerlukan waktu 6 bulan. Sebanyak 6 orang tim pengembang utama bekerja keras membuat sistem operasi turunan dari Fedora ini.

“Kita terus mantapkan produk distro. Ada 6 orang tim utama yang bekerja selama 6 bulan. Dan rencananya untuk versi 2010 akan kita rilis pada semester pertama tahun depan,” pungkasnya.(source)

 

Saya pikir juga begitu, gak hanya distro lokal, semua distro linux memiliki kendala yang sama, yaitu soal dukungan terhadap perangkat keras. Hal ini menjadi salah satu penghalang pengguna untuk bermigrasi sepenuhnya ke OS open source. Semoga kedepanya, vendor hardware dan software lebih memperhatikan lagi dukungan terhadap sistem opersai open source.